DUKUNGAN BERTAMBAH: Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal Widya Kandi Susanti dan Hilmi Dimyati yang diusung tiga partai, kini memiliki empat partai pendukung. (ADENNYAR WICAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DUKUNGAN BERTAMBAH: Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal Widya Kandi Susanti dan Hilmi Dimyati yang diusung tiga partai, kini memiliki empat partai pendukung. (ADENNYAR WICAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mengikuti jejak PPP, Demokrat dan Partai Golkar. Partai baru ini juga merapat ke pasangan calon Widya-Hilmi (Wali) dan menyatakan memberikan dukungannya untuk menghadapi Pilkada 9 Desember mendatang.

Ketua DPD Perindo Kabupaten Kendal, Bahrun, mengatakan, bergabungnya Perindo mendukung pasangan calon Wali bukanlah tanpa alasan. Sebelum mendukung Wali, kata Bahrun, intern Partai Perindo melakukan survei yang hasilnya Widya-Hilmi punya kans besar untuk memenangkan Pilkada Kendal.

”Setelah disurvei, hasilnya Widya-Hilmi punya kans terbesar untuk menang, sehingga Perindo menyatakan dukungannya dalam Pilkada 9 Desember mendatang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Ia membeberkan, jika dari pengurus pusat membebaskan setiap DPD yang ada untuk memberikan dukungan. Dari 18 anak cabang yang ada di Kendal, setuju untuk mendukung pasangan Wali. ”Kita punya 18 anak cabang di Kendal, semuanya setuju dan mendukung penuhi Wali,” bebernya.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Kendal sekaligus calon petahana Bupati Kendal Widya Kandi Susanti mengaku terkesan dengan merapatnya Partai Perindo mendukung pasangan Wali menyusul langkah PPP, Golkar dan Demokrat.

”Kami sangat senang mendapatkan tambahan dukungan dari Perindo, jelas ini sangat membanggakan, karena total ada 4 partai pendukung dan 3 partai pengusung dalam Pilkada Kendal nanti,” ujarnya.

Widya mengaku mendapatkan dukungan moral dan suntikan semangat baru untuk memenangkan Pilkada Kendal. PPP, Demokrat, Golkar dan Perindo akan dijadikan partai koalisi menemani PDIP, Nasdem dan PKB jika dirinya terpilih kembali menjadi Bupati Kendal. ”Koalisi ini bukan hanya saat pemilu, partai pendukung juga akan dilibatkan untuk mengawal pemerintahan 5 tahun ke depan jika Wali menang,” katanya.

Dengan bergabungnya Perindo, Demokrat, Golkar dan PPP, Widya menargetkan bisa meraup 70 persen suara dalam Pilkada Kendal 9 Desember mendatang. ”Targetnya naik dari 65 persen menjadi 70 persen suara bisa didapatkan,” ujarnya optimistis. (den/aro/ce1)