Digemari, Jual Beli Properti Online

324
BERKEMBANG: Robert Adrian Co-Founder & CEO Rumahku.com tengah memberikan penjelasan mengenai cara pemasangan listing iklan properti di web Rumahku.com (Eny Susilowati/Jawa Pos Radar Semarang)
BERKEMBANG: Robert Adrian Co-Founder & CEO Rumahku.com tengah memberikan penjelasan mengenai cara pemasangan listing iklan properti di web Rumahku.com (Eny Susilowati/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Pergeseran bisnis dari sarana penjualan offline menjadi digital online atau portal, tampaknya juga terjadi pada bisnis jual beli properti. Hal tersebut seperti yang dilakukan Rumahku.com. Sejak peluncuran web Rumahku.com pada 18 Februari 2011 lalu, hingga kini sudah dikunjungi oleh 60 ribu viewer setiap harinya.

Robert Adrian Co-Founder & CEO Rumahku.com mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada sekitar 215 ribu listing iklan properti untuk seluruh Indonesia di portalnya. “Khusus Semarang kami menargetkan ada sekitar 15 ribu listing iklan properti untuk semua jenis properti dengan jumlah pengakses sebanyak 20 ribu,” ungkapnya.

Selain listing iklan gratis, pihaknya juga melayani untuk pemasangan iklan listing berbayar. Cukup dengan biaya Rp 155 ribu, pengiklan bisa memasang tempo waktu satu bulan. “Bisa juga paket per tiga bulan, enam bulan dan satu tahun. Materi iklan bisa diganti jika memang sudah terjual produknya sampai jangka tempo habis,” jelasnya. Biasanya mereka yang bayar, meminta perlakuan-perlakuan khusus pada listing iklannya.

Selain itu, pihaknya juga sangat menjaga kualitas listing yang ada yakni dengan aproval satu pemasangan serta data-data akurat tentang detail properti yang akan dilisting sehingga tidak terjadi berkali-kali listing produk yang sama. “Untuk pemasang listing yang tidak memenuhi standar kami, walaupun bayar akan kami tolak, misalnya saja tidak ada foto rumah yang dijual,” imbuhnya. Meski demikian, tidak hanya rumah saja yang bisa dipasarkan melalui Rumahku.com, melainkan juga kantor, gedung, tanah, hotel atau sewa menyewa.

Sas Ariyanto Leader BDA Rumahku.com Area Jateng dan Jogja menambahkan, dengan terbukanya akses internet tanpa batas, Sas yakin jika pangsa pasar Semarang akan bisa berkembang lantaran bisnis properti di Semarang dan Jawa Tengah sangat maju. “Kebutuhan akan tanah dan rumah di Semarang dan Jateng sangat tinggi, kita mencoba membuka akses lebih mudah via internet,” terang Sas.

Sementara untuk kantor cabang Rumahku.com sendiri, selain ada di Semarang, hingga saat ini sudah tersebar di Jabodetabek, Bandung, Bali, Menado, Makasar, Medan, Banjarmasin, Balikpapan dan Surabaya. (eny/smu)