Pemkot Gelar Legenda Goa Kreo lewat Musikal Mondrowanoro

150

SEMARANG – Pemkot Semarang akan mengadakan kegiatan pergelaran Mahakarya Legenda Goa Kreo yang dikemas dalam bentuk musikal Tari Mondrowanoro dengan melibatkan sekitar 246 personel penari dan musisi tari pada Selasa (25/8) pukul 19.00 di pelataran Goa Kreo.

Acara dikemas dengan tajuk ”Harmoni Alam dan Budaya” dalam rangka pengembangan daerah tujuan wisata di objek wisata Goa Kreo. ”Pergelaran ini digelar dengan melibatkan Komunitas Tirang Budaya dan kelompok-kelompok Sanggar di Kota Semarang serta melibatkan masyarakat desa Wisata Kandri, Kecamatan Gunungpati Semarang,” terang Kabag Humas Pemkot Semarang, Achyani.

Pergelaran ini dilatarbelakangi saat Sunan Kalijogo beserta Walisongo dalam upaya mendirikan Masjid Agung Demak. ”Harapannya event ini menjadi agenda tahunan Pemkot Semarang seperti Sesaji Rewanda,” tutur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Masdiana Safitri.

Dalam pergelaran ini mengandung 3 aspek nilai spiritualitas yakni hubungan manusia terhadap manusia, hubungan manusia terhadap alam sekitar dan hubungan manusia terhadap Sang Penciptanya. (zal/ce1)