SEMARANG – KONI Kota Semarang akan mendorong pembenahan internal organisasi. Hal itu untuk menjadikan induk organisasi olahraga tersebut lebih baik dalam menjalankan roda administrasi. Terlebih dalam hal pengelolaan dana hibah olahraga dari pemerintah.

”Hal ini juga sejalan dengan KONI Jateng yang ingin anggotanya menjadi organisasi yang baik dan sesuai aturan. Pengelolaan dana hibah olahraga, membutuhkan kehati-hatian yang lebih. Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) menjadi pegangan dalam menggunakan dana hibah tersebut di samping aturan-aturan lain yang mendukung,” tutur Wakil Ketua III KONI Kota Helly Sulistyanto. ”Kami akan membuat seperti integritas bagi pengurus KONI periode sekarang ini. Bahwa semua penyerapan anggaran yang diberikan sesuai dengan peruntukkannya. Persoalan pada periode lalu menjadi pelajaran penting untuk menjadi organisasi yang lebih baik,” lanjut Helly.

Harus diakui, belum turunnya dana hibah olahraga pada APBD murni Kota Semarang menjadikan pembinaan olahraga Semarang lesu. Hal ini dikarenakan persoalan pajak yang masih jadi kendala. Untuk itu, KONI Semarang akan berusaha mencari solusi untuk persoalan tersebut. (bas/smu)