Popularitas Sibagus Naik Pesat

307
Dongkrak Popularitas : Pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho dan Agus Sutyoso saat makan di warung angkringan beberapa waktu yang lalu. (Istimewa)
Dongkrak Popularitas : Pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho dan Agus Sutyoso saat makan di warung angkringan beberapa waktu yang lalu. (Istimewa)

SEMARANG¬ – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho dan Agus Sutyoso (Sibagus) yang diusung partai Gerindra, PAN, Golkar dan didukung PPP ini termasuk muka baru di kancah perpolitikan Semarang, dibanding dua pasangan calon lain yang notabene pernah menjabat Wali Kota di Kota Lunpia. Diawal mendaftar ke KPU pasangan Sibagus boleh jadi masih kalah popularitas dengan pasangan lainnya. Namun setelah berjalan hampir satu bulan dan giat melakukan sosialisasi, lambat laun pasangan ini mulai dikenal dan mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat.

Hal itu juga disadari oleh Joko Santoso, Ketua Tim Pemenangan Sibagus saat dihubungi Radar Semarang. Joko Santoso yang juga menjabat Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Semarang menambahkan, di bulan Agustus ini timnya sudah menyusun struktur relawan sampe ke tingkat Kelurahan. Ia menargetkan akhir bulan ini sudah terbentuk struktur tim pemenangan sampai tingkat korte (koordinator RT) sebanyak 5 orang per RT. Selain bertugas menggalang masa tim ini juga akan memberi bimbingan teknis tentang penggunaan hak suara dan sosialisasi program Sibagus kepada warga.

Sesuai yang telah direncanakan timnya, bulan ini pihaknya berkonsentrasi mengangkat popularitas Sibagus, kemudian baru bulan September memprioritaskan angka elektabiliitas. “Ini memang memang menjadi tugas berat kami sebagai tim pemenangan, tapi kami optimistis program sosialisasi yang kami susun dan lakukan akan merubah peta dukungan. Menurut survey kami, bulan ini saja popularitas Sibagus sudah menduduki peringkat tertinggi diantara dua pasangan lainnya. Sehingga sebelum pemilihan Desember mendatang popularitas dan elektabilitas pasangan Sibagus akan mampu menandingi bahkan mengalahkan pasangan lainnya,” ungkapnya.

Joko juga mengungkapkan dukungan dari partai pengusung, Gerindra, PAN, Golkar juga PPP semakin kompak. Mesin-mesin partai pengusung sangat efektif digerakkan hingga ke akar rumput untuk mendukung pasangan ini. Bahkan kekompakan partai-partai pengusung semakin solid hingga membentuk sebuah koalisi dengan sebutan Koalisi Warga Semarang (KWS). KWS tidak hanya mendukung pasangan sibagus dalam Pilwakot saja, tapi nantinya jika pasangan ini mampu memenangkan pertarungan Pilwakot, KWS siap mengawal Sibagus hingga 5 tahun masa kepemimpinannnya.

Di sisi lain demi mendongkrak popularitasnya, pasangan Sigit Ibnugroho dan Agus Sutyoso juga rajin melakukan silaturahmi ke berbagai tokoh masyarakat. Mulai dari mantan pejabat hingga kiai-kiai kharismatik yang mempunyai pengaruh besar di lingkungannya. Selain untuk meminta doa restu, Sibagus juga merasa perlu ndodok lawang mengutarakan niat pencalonannya. “Yang terpenting dari kunjungan ini adalah untuk menghormati tokoh-tokoh pemimpin pendahulu kita, dan juga mengutarakan niat kami maju Pilwakot untuk mengabdi pada masyarakat,” ujar Sigit.

Tidak hanya itu, pasangan yang berlatar belakang pengusaha dan birokrat ini juga rajin melakukan blusukan hingga ke daerah pinggiran dan berbagai elemen serta komunitas-komunitas di Kota Semarang. “Harapan kami sosialisasi program kerakyatan yang kami usung dapat dipahami dan diterima masyarakat, sehingga nantinya saat pemilihan dapat menggunakan hak suaranya dengan cerdas,” pungkas Sigit. (gie/ric)