Ngaku Polisi, Rampas Sepeda Motor

217
MENGAKU POLISI : Tersangka perampasan sepeda motor, Dul Rochim memberikan penjelasan tentang modus kejahatan yang menyaru anggota polisi. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENGAKU POLISI : Tersangka perampasan sepeda motor, Dul Rochim memberikan penjelasan tentang modus kejahatan yang menyaru anggota polisi. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN–Tersangka perampasan sepeda motor dengan modus menyaru menjadi anggota polisi, dibekuk tim gabungan Satreskrim Polrestabes dan Polres Semarang. Tersangkanya adalah Dul Rochim, 23, warga Tambak Lorok RT 08 RW 12, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.

Dia dibekuk di rumahnya, polisi juga berhasil menyita sebuah sepeda motor. Sementara itu, teman tersangka Agus, sampai saat ini masih buron. Dul Rochim mengakui telah melakukan perampasan sepeda motor bersama Agus sebanyak tiga kali yakni di Plamongan Indah dan Candi Golf, Kota Semarang serta di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat. Modusnya berkeliling mencari sasaran, jika ada anak-anak yang sedang melintas menggunakan sepeda motor yang melanggar aturan langsung dicegat. Pelaku tak segan mengaku sebagai anggota polisi yang akan menindak pelanggar lalulintas.

“Kalau ada anak baru gede pakai sepeda motor dan melanggar aturan langsung kami hentikan. Eksekutornya Agus, karena dia mirip polisi, baik tubuh dan potongan rambutnya. Saya hanya menunggu di sepeda motor. Biasanya Agus yang mengaku sebagai polisi dan mengambil kuncinya dan surat-suratnya. Terus motornya diambil alih alasannya dibawa ke kantor polisi,” ungkap Dul Rochim, Kamis (20/8) kemarin.

Di wilayah hukum Polres Semarang, Dul Rochim dan Agus yang berperawakan tinggi besar dengan potongan rambut ala polisi itu beraksi di Desa Kalisidi, Rabu siang (17/5) silam. Korban adalah Muhammad Tsalis Savero, 13, warga Jagalan RT 01 RW 01, Gunungpati, Kota Semarang. Saat itu korban berboncengan dengan Dani menggunakan sepeda motor Honda Vario H 5530 QQ, tanpa mengenakan helm.

Wakapolres Semarang Kompol Sunarno mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan setela ada laporan korban. Dari hasil penyelidikan mengarah pada pelaku sehingga dilakukan penyergapan di rumah tersangka. “Kami masih akan mengembangkan penyelidikan lagi dan memburu tersangka lainnya,” tutur Sunarno didampingi Kasat Reskrim AKP Herman Sophian. (tyo/ida)