Mabes TNI AD Akan Gelar Teatrikal Kolosal

1218
PERJUANGAN: Sejumlah prajurit Penerbad menggelar teatrikal ketika Indonesia dijajah oleh Belanda selama 3,5 abad kemudian dijajah lagi oleh bangsa Jepang, sebelum akhirnya merdeka berkat kegigihan para pejuang. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
PERJUANGAN: Sejumlah prajurit Penerbad menggelar teatrikal ketika Indonesia dijajah oleh Belanda selama 3,5 abad kemudian dijajah lagi oleh bangsa Jepang, sebelum akhirnya merdeka berkat kegigihan para pejuang. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

KALIBANTENG KULON—Markas Besar Angkatan Darat Pusat Penerbangan akan menggelar kegiatan Bhakti Wira Amur untuk pejuang, dengan menghadirkan pejuang kusuma bangsa yang tergabung dalam legiun Veteran RI. Kegiatan dalam peringatan HUT RI ke 70 tersebut sekaligus untuk memberikan penghargaan dan hiburan dari generasi penerus.

“Momentum ini sebagai bentuk bakti kita kepada para pejuang. Sekaligus memberikan penghargaan dari generasi muda warga Wira Amur untuk pejuang,” ungkap Brigjend TNI Benny Susianto, S.IP melalui Dan Pusdik Penerbad Kolonel CPN Suprapto SE, kemarin.

Hadir dalam acara tersebut Komandan Lanumad Ahmad Yani Kolonl CPN Harryson Citorus, Dandrom 11/Serbu Pos Penerbad Letkol CPN Wiwin Sukarsono, Dandrom 31/Serbu Pospenerbad Letkol CPN I Made Ardana, dan Dam Den Har Sabang Lanumad Ahmad Yani yang juga sebagai ketua panitia Bhakti wira Amur of Veteran Letkol CPN Cahyo Purnomo M Ing.

Peringatan HUT Kemerdekaan ke 70 selama ini hanya diambil nilai-nilai heroism dan patriotic para pejuang, serta kalimat-kalimat patriotism oleh generasi penerus, namun hal itu kurang memberikan penghormatan dan penghargaan nyata kepada pejuang yang masih hidup. “Untuk itu melalui moment ini, Penerbad baik di Jakarta maupun Semarang digunakan untuk memberikan makna mendalam tali silaturahmi antar generasi dengan para pejuang kusuma bangsa, sehingga dapat melengkapi pemahaman terhadap nilai-nilai kejuangan,” katanya.

Dalam acara tersebut juga melibatkan beberapa komunitas mulai dari komunitas sepeda onthel, komunitas bandara, komunitas SMK, Pramuka serta Air Softgun. “Ditambah dari TNI sendiri sehingga berjumlah 1.000 orang yang akan mementaskan kegiatan itu,” ungkapnya.

Kegiatan yang akan dilakukan pada 22 Agustus mendatang dimulai pukul 06.30 sampai pukul 11.00 dimulai dari Lanumad Ahmad Yani dan Pusdikpenerbad. Digambarkan dalam teatrikal tersebut selama ini Indonesia yang dijajah oleh Belanda selama 3,5 abad kemudian dijajah lagi oleh bangsa Jepang, akhirnya merdeka berkat para pejuang yang gigih dan berani. “Bayangkan dengan senjata bambu runcing penjajahan di Indonesia dapat dimusnahkan,” katanya. (hid/zal)