Toyota Kembangkan Teknologi Ramah Lingkungan

217
PAPARAN: Marketing Director PT TAM Rahmat Salumo (kiri) saat jumpa pers kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PAPARAN: Marketing Director PT TAM Rahmat Salumo (kiri) saat jumpa pers kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Toyota Astra Motor (TAM) mengenalkan dua spesies anyar di Gaikindo Indonesia International Auto Show, di Indonesian Convention Exibition (ICE) BSD City, Tangerang, 20-30 Agustus mendatang. Yakni Toyota Mirai dan Toyota iRoad yang mengusung teknologi ramah lingkungan.

Dalam jumpa pers, kemarin, Marketing Director PT TAM Rahmat Salumo menuturkan, kedua varian tersebut tergolong spesial eksibisi. Untuk Mirai, bisa dibilang pionir full cell vehicle. Mobil ini menggunakan hidrogen sebagai sumber tenaga, tidak lagi menggunakan BBM. “Ini merupakan salah satu solusi pemangkasan konsumsi bahan bakar dari fosil yang jumlahnya terus menipis. Kalau hidrogen kan bisa diperbarui,” ucap Rahmad.

Selain itu, lanjutnya, penggunaan hidrogen juga ramah lingkungan. Hasil pembakarannya yang juga memanfaatkan oksigen di jalan raya, tidak menghasilkan gas buang. Jadi emisinya berupa air. “Toyota Mirai ini sebenarnya pernah dikenalkan di Indonesian Motor Show (IMS) tahun lalu. Tapi baru dipasarkan mulai GIIAS ini,” katanya.

Yang kedua adalah iRoad. Bentuk mobil ini seperti motor dengan desain fututistik. Mobil ini hanya berkapasitas satu orang saja atau personal mobility. Dijelaskan Rahmad, iRoad nerupakan jawaban dari kebutuhan masyarakat perkotaan yang butuh kegesitan dan kemudahan mencari tempat parkir. Mengenai bahan bakar, iRoad juga mengusung ramah lingkungan. Tidak lagi menggunakan bensin, tapi sudah full electric system. “Jadi tetap dimasukkan dalam golongan green produk,” imbuh Rahmat. Soal harga, Rahmat belum bisa memberi bocoran.

Selain memamerkan dua kendaraan baru tersebut, TAM juga menyuguhkan 45 varian lain yang dipisah jadi tiga booth. Toyota, Dyna, dan Lexus. Masing-basing booth, punya paling tidak satu teknologi baru yang dikenalkan. Seperti valve matic, full cell vehicle, hybrid, elektrik vehie, VNT turbo, hingga dual VVTi. “Semua teknologi itu merupakan solusi untuk menghemat bahan bakar dan mendukung program eco green,” pungkasnya. (amh)