Terpikat Wayang Orang

217
(DOKUMEN PRIBADI)
(DOKUMEN PRIBADI)

MENJADI anggota tetap Wayang Orang Ngesti Pandowo sudah diimpikan Albela Mayarani Puspita sejak kecil. Tumbuh dari keluarga yang menggeluti seni wayang orang, membuat dara cantik ini tidak asing dengan kesenian tradisional tersebut.

“Karena berada di lingkungan seperti itu, secara tidak sadar saya juga ikut terjun. Waktu kecil juga sudah sering menari, ikut lomba tingkat sekolah, kadang juga ikut pentas Ngesti Pandowo,tapi belum jadi anggota tetap,” jelas dara yang akrab disapa Maya ini kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (19/8).

Dikatakan Maya, ia menjadi anggota tetap Wayang Orang Ngesti Pandowo sejak lulus SMA. Maya yang sekarang masih tercatat sebagai mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) semester 8 ini mengaku sempat juga terpengaruh oleh budaya modern, hingga dirinya menjadi lengah dengan budaya warisan leluhur.

“Saat SMA kan pasti yang populer modern dance, sempet juga diajak temen gabung, dan sempet ikut pentas sekali. Tapi, saat itu saya mendapat kritikan, katanya bagusnya ikut yang tradisional saja, ya sudah akhirnya kembali,” kenangnya.

Baginya, seni tradisional memiliki nilai-nilai sosial dan moral yang tinggi. Ia menyayangkan minimnya generasi muda yang ikut melestarikan budaya warisan leluhur tersebut. “Seperti halnya menari tradisional. Generasi sekarang sangat jarang yang melakukannya. Padahal selain mengandung pesan sosial dan moral yang tinggi, menari juga ikut menjaga kesehatan tubuh. Karena saat menari, seluruh anggota tubuh kita bergerak,” katanya.

Pemilik akun Facebook Albela Mayarani Puspita ini sekarang kerap terlibat dalam pentas Wayang Orang Ngesti Pandowo. Meski demikian, ia tetap fokus pada pendidikannya.

Menurutnya, semua yang dilakukan tidak akan bermakna selama tanggung jawabnya menyelesaikan studi tidak dilakukan. “Penginnya setelah lulus kuliah dan kerja, tetap berkarya di Ngesti Pandowo. Bahkan nanti kalau mau nikah, cari suami yang tidak ngebatasi kegiatan di wayang orang. Karena sudah hobi yang sulit untuk ditinggalkan,” ucapnya sambil tersenyum. (ewb/aro)