PKS Ingatkan KPU Tentang Visi Misi Calon

214

SEMARANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hingga kini belum mengagendakan penyampaian visi misi calon Wali Kota di depan anggota DPRD. Hal itu terungkap saat sosialisasi jadwal kampanye pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang periode 2016-2021, Selasa (18/8) lalu. Sikap KPU tersebut langsung mengundang reaksi dari DPRD Kota Semarang.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Semarang, Ari Purbono, mengingatkan KPU Kota Semarang soal amanat dalam UU Nomor 8 tahun 2015. Pada pasal 64 pasal 1 disebutkan dengan gamblang Pasangan calon wajib menyampaikan visi dan misi yang disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi atau Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten/Kota secara lisan maupun tertulis kepada masyarakat.

“Lha kalo berbicara tentang RPJPD kepada masyarakat ya itu artinya ke DPRD menjadi prioritas, kan DPRD itu representasi resmi masyarakat, dan DPRD jelas memahami RPJPD sehingga akan terjadi dialog yang dinamis,” kata Ari.

Anggota Komisi B itu menegaskan, secara subtantif agar masyarakat benar-benar tahu, mana calon yang bervisi dan mana yang tidak, minimal masyarakat mengerti calon ini tahu dan memahami RPJPD.

Menurut Ari, memang bisa saja para calon itu menyampaikan ke masyarakat melalui alat peraga kampanye, tetapi siapa yang berani menjamin apa yang menjadi visi calon itu sesuai dengan RPJPD atau tidak.

“Kalo sampai calon tidak memahami RPJPD, dan visi misinya tidak berdasarkan itu, terus dia terpilih, siapa yang dirugikan? Masyarakat juga kan, “ ujar Ari setengah bertanya.

Ari berharap KPU mau menimbang ulang agenda ini. DPRD akan sangat terbuka menerima hal tersebut. “Dasar dan payung hukum sudah jelas, aneh saja kalau KPU ragu,” katanya.

Biasanya secara khusus DPRD mengagendakan penyampaian visi misi calon wali kota dan wakil wali kota dalam sidang paripurna istimewa. “Lha wong sekarang ini milih ketua RT saja ada penyampaian visi misi kok, masak milih wali kota ngono thok,” kritiknya.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono menyatakan, dalam Peraturan KPU Nomor 7 tentang kampanye tidak mengatur terkait penyampaian visi misi calon di hadapan DPRD.

“Memang yang ada itu di UU No 8 Tahun 2015 pasal 64 bahwa pasangan calon harus menyampaikan visi misi kepada masyarakat. Tapi aturan secara operasional harus di DPRD tidak ada. Jadi, KPU tidak ada kewajiban memaparkan (visi misi calon) di hadapan dewan,” terang Henry. (zal/aro)