SEMARANG – Perayaan hari jadi Provinsi Jawa Tengah ke-65 tahun 2015 ini akan dilaksanakan di Purwokerto. Ini adalah kali pertama, perayaan peringatan hari jadi Provinsi Jateng di gelar di luar Kota Semarang. Kegiatan tersebut menyedot dana APBD hingga Rp 1,69 miliar.

“Ini berdasarkan arahan dari Gubernur Ganjar Pranowo. Beliau memang menginginkan, selama menjadi gubernur, perayaan peringatan hari jadi provinsi Jateng tidak hanya di gelar di Kota Semarang saja. Setelah tahun 2014 kemarin di Semarang, tahun ini di Banyumas, tahun depan di daerah lain,” kata Sekretaris panitia peringatan hari jadi ke-65 Provinsi Jawa Tengah, Riena Retnaningrum dalam jumpa pers di kantor Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng kemarin.

Kepala Biro Otda dan Kerjasama Setda Provinsi Jateng ini menambahkan, peringatan hari jadi provinsi Jateng jatuh pada tanggal 15 Agustus ditandai dengan upacara bendera di Simpang Lima Semarang. Selanjutnya untuk perayaanya baru akan dilangsungkan mulai Kamis (20/8) hingga Minggu (23/8) mendatang di Purwokerto. Biaya kegiatan ini bersumber dari APBD Jateng sebanyak Rp 1,69 miliar. Selama empat hari, akan digelar puluhan kegiatan, mulai pertunjukan wayang kulit, pameran akik, lomba, pertunjukan musik, lomba ngibing dangdut pantura, festival budaya dan lain-lain.“Tema peringatan hari jadi tahun ini adalah Jateng Responsif, Kompetitif, dan Inovatif. Pertunjukan wayang digelar Kamis malam di kantor Bakorwil, namun untuk acara pembukaan baru akan dilakukan Jumat malam oleh Bapak Gubernur,” terangnya.

Semua kegiatan yang akan digelar, katanya didukung oleh sejumlah SKPD seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora), serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Biro Otda dan Kerjasama setda Jateng. Selain itu juga kota /kabupaten se Jateng dan dua Provinsi anggota Mitra Praja Utama, yaitu Jawa Barat dan Jawa Timur dalam acar parade Seni, setelah acara pembukaan.

“Acara dipusatkan di GOR Satria, dan juga kantor Bakorwil,” tegasnya.

Ketua KPID Jateng Budi Setyo Purnomo berharap rangkaian peringatan Hari Jadi provinsi Jateng ini disosialisasikan secara luas ke masyarakat agar terasa gaungnya. “Pemprov bisa juga menayangkan secara live di televisi agar bisa disaksikan masyarakat luas,” katanya. (ric/zal)