BSB: Syariah Tidak Ada Matinya

219
SINERGI: Jajaran manajemen Bank Syariah Bukopin dipimpin Direktur BSB Aris Wahyudi saat berkunjung ke Jawa Pos Radar Semarang kemarin, diterima Direktur Abdul Aziz. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SINERGI: Jajaran manajemen Bank Syariah Bukopin dipimpin Direktur BSB Aris Wahyudi saat berkunjung ke Jawa Pos Radar Semarang kemarin, diterima Direktur Abdul Aziz. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Di tengah maraknya berbagai layanan umum berbasis syariah, kehadiran Bank Syariah Bukopin (BSB) tentu sangat menggembirakan. Sebab, dapat menjadi pilihan dalam dunia perbankan di Indonesia. Mengingat jumlah masyarakat muslim terbesar di dunia yaitu mencapai 200 juta.

“Kami selalu optimistis syariah tidak ada matinya,” ungkap Direktur BSB Aris Wahyudi saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Semarang di Jalan Veteran 55 Semarang, Rabu (19/8). Kedatangan Aris beserta rombongan diterima Direktur Jawa Pos Radar Semarang Abdul Aziz dan Pemred Arif Riyanto.

Aris menjelaskan, sebagai lembaga intermediasi keuangan yang dananya berasal dari masyarakat, ada diversifikasi antara bank konvensional dan bank syariah. Meskipun masih terjadi perdebatan di kalangan masyarakat, bank syariah tentu memiliki hukum yaitu berdasarkan Alquran dan Hadis.

“Untuk lebih mengenalkan dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perbankan dan keuangan syariah ini maka dibuatlah iB (Islamic Banking) Vaganza seperti yang digelar di Semarang besok (hari ini),” imbuhnya di dampingi Pimpinan Cabang BSB Semarang Imam Pamuji yang berkantor di Ruko Gajah MAda No 5 Jalan Gajah Mada No 97 Kota Semarang.

Aris mengakui, BSB merupakan bank swasta yang hampir 80 persen sahamnya dimiliki Bank Bukopin. Dalam perkembangannya, bank yang baru berdiri sejak tujuh tahun silam itu mampu tumbuh dengan cepat bersaing dengan bank-bank syariah lainnya. “Kami memiliki sistem IT yang canggih dan salah satu bank yang dimiliki orang pribumi,” akunya.

Kepala Sekretaris Perusahaan BSB Evi Yulia Kurniawati menambahkan, dalam iB Vaganza yang digelar di Mall Ciputra Semarang pada 20-23 Agustus 2015 kali ini, pihaknya menargetkan 1500 nasabah dari total 10 ribu yang ditagetkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jateng DIY. “Kita utamakan para penabung baru,” ujarnya.

Dalam expo tersebut, lanjut Evi, nantinya akan dibagikan sejumlah hadiah. Di antaranya setiap buka rekening minimal Rp 100 ribu berhak mendapatkan kopun gratis yang diundi setiap harinya dengan berbagai macam doorprize mulai dari sepeda, smartphone, voucher service sepeda motor dan voucher belanja. “Peserta juga dapat mengikuti lomba foto Ekspresi iB SiAga Bank Syariah Bukopin hanya dengan buka tabungan minimal Rp 20 ribu,” pungkasnya. (fai/smu)