Ribuan Warga Ramaikan Karnaval HUT Kendal ke-410

660
JADI RATU: Bupati berpose seperti seorang ratu pada perayaan Karnaval Hari Jadi Kendal ke-410 dengan menunggangi Kereta Kencana, kemarin. (BUDI SETIYAWAN DAN ADENYAR WICAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JADI RATU: Bupati berpose seperti seorang ratu pada perayaan Karnaval Hari Jadi Kendal ke-410 dengan menunggangi Kereta Kencana, kemarin. (BUDI SETIYAWAN DAN ADENYAR WICAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Ribuan warga, kemarin, tumplek blek memenuhi puncak perayaan peringatan HUT Kendal ke-410. Warga rela berdesak-desakan di sekitaran alun-alun Kendal untuk menyaksikan Karnaval Hari Jadi Kendal yang mengusung tema Kendal Mukti.

Berbagai hiburan digelar dalam peringatan Kendal Dedari. Mulai dari atraksi marching band, batik karnaval dengan kostum-kostum unik, dan atraksi budaya dan sejumlah seni pertunjukan tradisional lainnya. Panasnya terik matahari tak menyurutkan semangat warga untuk melihat langsung ke sekitar alun-alun. Anak-anak, pemuda, dewasa bahkan para orang tua sangat antusias mengikuti karnaval yang dimeriahkan para pekerja seni dari sejumlah daerah di Jateng. Seperti Demak, Temanggung, Boyolali, Grobogan, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Salatiga, Purworejo dan Kota Magelang
“Peserta dari luar daerah memang menurun dari tahun lalu. Sebab dalam perayaan tahun ini, peserta dari luar kami batasi. Sebab kami ingin mempopulerkan penampilan dari daerah asli Kendal sendiri,” kata Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti, kemarin.

Tema “Kendal Mukti” diangkat lantaran ia ingin Kendal bisa setara dengan kota-kota besar lainnya. Mulai pembangunan maju, dan kesejahteraan masyarakt meningkat dan pendapatan asli daerah juga meningkat. “Kawasan Industri Kendal (KIK) telah mulai dibangun, begitu juga dengan Pelabuhan Tanjung Kendal yang sebentar lagi akan diresmikan. Dua pembangunan ini, akan menjadi aset berharga bagi masyarakat Kendal,” imbuhnya.

Dengan adanya KIK akan dapat menyerap banyak tenaga kerja sehingga akan mengurangi penangguran dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Begitupun denan Pelabuhan Penyebrangan dan Pelabuhan Niaga. Dua pelabuhan juga akan menunjang tumbuhnya ekonomi. “Dengan begitu masyarakat Kendal akan sejahtera dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kendal akan turut meningkat. Sehingga, pembangunan di Kendal akan lebih cepat maju seperti kota-kota besar di Indonesia,” tambahnya.

Ketua Panita, Itos Budi Santoso mengatakan peserta karnaval berjumlah 25 kesenian. Delapan dinataranya dari luar Kendal. Selain itu ada pula batik karnaval yang diikuti 125 peserta. “Selain itu sejumlah pertunjukan kesenian tradisional berupa barongan, jatilan, dan tarian tradisional,”katanya. (adv/bud/den/fth)