LEPAS ATLET : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo saat melepas 142 atlet untuk mengikuti POR Dulongmas di Magelang, kemarin malam. (TAUFIK HIDYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LEPAS ATLET : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo saat melepas 142 atlet untuk mengikuti POR Dulongmas di Magelang, kemarin malam. (TAUFIK HIDYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Jajaran pengurus KONI dilarang memotong uang saku para atlet, seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Karena itulah, Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo meminta adanya keterbukaan dalam pengelolaan dan transparansi anggaran Traning Center (TC) bagi atlet.

“Jangan ada uang saku atlet yang dipotong. Transparansi dalam mengelola uang TC harus dipertangungjawabkan dengan baik,” kata Bupati Yoyok saat melepas 142 atlet Kabupaten Batang dari berbagai cabang olah raga yang akan mengikuti Pekan Olah Raga Tingkat Karsidenan Kedu, Pekalongan dan Banyumas (POR Dulongmas) yang berlangsung di Kota Magelang, Senin malam (17/8) kemarin.

Bupati Yoyok juga mengharapkan semua jajaran legislatif, bersama-sama memperhatikan nasib para atlet agar tidak keluar dengan membawa nama daerah lain. “Jajaran legislatif dan semua pihak terkait, harus mencegah atlet yang berprestasi keluar dari Kabupaten Batang untuk membela daerah lain, hanya demi mengais uang. Sebab siapa lagi yang akan membela daerahnya sendiri, siapa lagi yang akan berjuang, kalau bukan para atlet sendiri,” tandas Bupati Yoyok.

Dalam pelepasan tersebut, Bupati Yoyok juga menekankan makna kejujuran dan keterbukaan kepada semua atlet dan panitia POR Dulongmas Kabupaten Batang. Sehingga semua permasalahan selama mengikuti POR Dulongmas, dapat segera diselesaikan dengan bijak dan baik. “Semua atlet dan panitia POR Dulogmas harus berjuang mengharumkan nama Kabupaten Batang, serta menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga kesehatan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia POR Dulongmas Kabupaten Batang, Suharyanto, menjelaskan bahwa untuk event POR Dulongmas akan berlangsung di Kota Magelang selama tiga hari (21-23/8). Sedangkan Kabupaten Batang akan mengikuti 22 cabang olah raga, meliputi atletik, balap sepeda, bilyard, binaraga, bola basket, bola voli, brige, bulutangkis, catur, futsal, golf, karate, kempo, panjat tebing, pencak silat, renang, sepak takraw, sepatu roda, taekwondo, tenis meja, tenis lapangan, dan tinju.

“Kabupaten Batang mengirimkan atlet, pelatih dan official dan panita sebanyak 211 orang yang terdiri atas atlet 142 orang, official dan pelatih 37 orang, serta panitia 32 orang,” jelas Suharyanto.

Sementara itu, Kabid Pemuda dan Olah Raga, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Batang yang juga Sekretaris KONI Batang, Karyono, menambahkan bahwa POR Dulongmas tahun lalu Kabupaten Batang masuk urutan 11 dari 17 kabupaten/kota dengan perolehan medali 8 emas 15 perak dan 26 perunggu.

“Pada POR Dulongmas tahun ini, Kabupaten Batang memprediksi akan mendapatkan medali dari cabang olah raga atletik, pencak silat, panjat tebing, catur, taekwondo, sepatu roda, kempo, tinju, tenis lapangan dan renang. Pemkab Batang telah menyiapkan tali asih bagi atlet yang mendapatkan medali emas Rp 7,5 juta, medali perak Rp 5 juta dan medali perunggu Rp 3 juta,” jelas Karyono. (thd/ida)