Waspadai Cuaca Ekstrim di Tanah Suci

196
PEMBERKASAN: Warga sedang mengurus pendaftaran haji di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/jawa pos radar semarang)
PEMBERKASAN: Warga sedang mengurus pendaftaran haji di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/jawa pos radar semarang)

DEMAK – Tahun ini setidaknya ada sebanyak 850 jamaah haji asal Demak yang bakal diberangkatkan ke tanah suci. Sedianya, pemberangkatan gelombang kedua ini dilakukan pada 10 dan 11
September mendatang melaui embarkasi Adisumarmo, Solo.

Kepala Kemenag Demak M Tobiq melalui Kasi Haji dan Umrah Kemenag, Rahmi Indah Suciati mengatakan, para jamaah pada prinsipnya telah siap untuk berangkat. Sebab, semua persyaratan telah selesai dilakukan. Kini, jamaah tinggal mengikuti puncak manasik dan pelepasan yang digelar pada 25 Agustus nanti. “Jadi, tidak persoalan yang berarti. Semua sudah siap,” katanya, kemarin.

Indah menambahkan, sebetulnya jumlah jamaah haji yang memiliki porsi aman untuk berangkat tahun ini ada sebanyak 896 orang. Namun, dari jumlah itu yang melunasi hanya sebanyak 858 orang. Mereka melunasi pada tahap pertama dan ada pula tahap kedua. Kendati begitu, yang berangkat dari Demak tercatat hanya 850 orang jamaah. “Ini karena ada yang mutasi atau pindah pemberangkatannya melalui daerah lain,” imbuhnya.

Dari 858 orang jamaah sebelumnya mendapatkan tambahan 14 orang lansia yang melunasi biaya pada tahap kedua. Karena itu, semula yang tercatat ada 872 jamaah. Namun, karena ada yang mutasi keluar atau berangkat lewat kabupaten lain sebanyak 39 orang dan mutasi antar embarkasi 1 orang, maka tinggal 833 jamaah. Dari jumlah tersebut ada tambahan mutasi dari daerah lain atau pindah ke Demak 2 orang. Karena itu, jumlahnya menjadi 835 orang jamaah.

Kemudian, jumlah tersebut berkurang lantaran ada 2 orang jamaah yang diketahui meninggal dunia dan 2 orang lainnya menunda keberangkatan sehingga jumlahnya menjadi 831 orang. Dalam perkembangannya, jumlah tersebut bertambah 14 orang dan 5 orang dari unsur petugas TPHD sehingga jumlah terakhir yang berangkat ke tanah suci menjadi 850 orang. “Para jamaah haji yang akan diberangkatkan sudah disuntik influenza dan meningitis,” tambahnya.

Meski begitu, pihaknya tetap meminta para jamaah saat berada di tanah suci untuk menjaga kesehatannya. Sebab, mereka akan menghadapi ciaca panas yang cukup ekstrim sehingga rawan terjadi dehidrasi. Selain jamaah haji yang siap berangkat, banyak calon jamaah haji yang harus antre untuk diberangkatkan pada tahun berikutnya. Menurutnya, masyarakat yang mendaftar bulan ini harus rela antre hingga 15 tahun. “Daftar hari ini berangkat 2031 mendatang,” tambahnya. (hib/fth)