KNPI Ajak Pemuda Bersatu

221

SEMARANG – Pilwalkot Semarang dipastikan akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015 mendatang. Saat ini kondisi politik mulai memanas. Dukung mendukung antarkandidat terus berlangsung hingga menyentuh masyarakat paling bawah. Apalagi pilwalkot akan diikuti tiga pasang calon jadi gesekan antar pendukung bisa menjadi konflik.

Guna mencegah gesekan antar pendukung menjad konflik ini kemarin DPD KNPI Kota Semarang menggelar dialog kebangsaan. Kegiatan yang dilaksanakan di Sate House Sriwijaya Jalan Imam Bonjol ini mengambil tema ’Menjaga Silaturahmi demi Persatuan dan Kesatuan’. Ketua panitia pelaksana Choirul Awaludin mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempertahankan tali silaturahmi.

”Saat ini sudah mau pilwalkot, aspirasi dukungan bisa saja berbeda, namun harus diingat persatuan dan kesatuan harus tetap dijaga, Kota Semarang sudah terjaga ini mari kita pertahankan,” ujarnya. Soal dukungan, menurut Awaludin merupakan hak politik setiap warga negara yang harus dihormati oleh seluruh masyarakat.

Namun hendaknya dukungan itu tidak kemudian mengorbankan semangat kebersamaan dan tali silaturahmi. Hal yang hampir sama juga disampaikan Ketua DPD KNPI Kota Semarang Joko Santoso SE. Saat ditemui kemarin Joko Santoso mengatakan, kepentingan pilwalkot jangan sampai mengalahkan persatuan dan kesatuan masyarakat.

”Saya sebagai ketua tim pemenangan salah satu bakal calon, namun kalau bicara soal pemuda, mari kita jaga persatuan dan kesatuan masyarakat, ada kepentingan yang lebih besar yakni kebersamaan di masyarakat,” tegasnya. Dia mengakui saat ini tensi politik sudah semakin meningkat seiring dengan makin dekatnya pilwalkot.

Namun tensi politik ini harus tetap dijaga agar kebersamaan seluruh warga tetap harus dikedepankan. ”Silakan saja mengambil pilihan politik, apa pun yang dipilih harus dihormati bersama, yang penting tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” tegasnya. (zal/ce1)