Syariah Hotel Solo Bidik Tamu Semarang

204
TAMU REDAKSI: Public Relations Officer Syariah Hotel Solo, Paramita Sari Indah menyerahkan cinderamata kepada Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang Arif Riyanto kemarin. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAMU REDAKSI: Public Relations Officer Syariah Hotel Solo, Paramita Sari Indah menyerahkan cinderamata kepada Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang Arif Riyanto kemarin. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG- Syariah Hotel Solo menjadi satu-satunya hotel bintang 4 yang menerapkan konsep syariah dalam pelayanannya. Hotel milik Hutomo Mandala Putra atau akrab disapa Tommy Soeharto ini berlokasi di jalur utama menuju Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, tepatnya di Jalan Adi Sucipto, sebelah barat Hotel Lorin, yang masih satu grup.

Public Relations Officer Syariah Hotel Solo, Paramita Sari Indah, mengatakan, hotel 12 lantai itu memiliki 387 kamar. Menariknya, setiap lantai terdapat fasilitas musala yang cukup besar. “Sebagai hotel berkonsep syariah, kami menciptakan suasana yang Islami dan religius. Misalnya, di setiap kamar kami siapkan kitab suci Alquran, semua pegawai wanita berhijab, dan menu makanan dijamin halal,” kata Mita –panggilan akrabnya- saat berkunjung ke redaksi Jawa Pos Radar Semarang Jalan Veteran 55 Semarang, Selasa (11/8).

Meski begitu, lanjut Mita, hotel di bawah managemen PT Hotel Anomsolo Saranatama ini tak menutup untuk tamu non muslim. “Bahkan belum lama lalu, hotel kami dipakai pertemuan umat Konghucu. Jadi, tidak hanya tamu muslim saja,” tandas Mita didampingi Reza.

Selain tamu keluarga, pebisnis maupun wisatawan, hotel syariah terbesar di Solo bahkan di Indonesia ini juga membidik pasar MICE atau meeting, incentive, convention dan exhibition. Juga kalangan peserta haji maupun umrah. “Hotel kami memiliki fasilitas ruang convention dan meeting mulai kapasitas 70 orang hingga 630 orang. Sejumlah biro umrah kerap menggelar manasik di Syariah Hotel Solo. Kebetulan kami memiliki fasilitas replika ka’bah yang bisa dipakai buat manasik haji maupun umrah,” promosinya.

Mita menambahkan, dirinya sengaja melakukan roadshow ke sejumlah media di Semarang untuk menarik tamu asal Kota Atlas. Kebetulan selama ini, tamu asal Semarang, termasuk Jogja relatif tinggi. “Ini bagian dari usaha kami memperkenalkan Syariah Hotel Solo ke warga Semarang. Harapannya, jika pergi ke Solo bisa menginap di hotel kami,” ucap mantan wartawati yang mengaku masih lajang ini. (aro)