PKNU Merapat ke Pasangan Sibagus

174
DUKUNGAN BARU: PKNU Kota Semarang sepakat mendukung pasangan Sibagus pada Pilwalkot 9 Desember mendatang. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DUKUNGAN BARU: PKNU Kota Semarang sepakat mendukung pasangan Sibagus pada Pilwalkot 9 Desember mendatang. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG- Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso (Sibagus) terus dibanjiri dukungan dari berbagai elemen. Salah satunya Partai Kedaulatan Nasional Umat (PKNU) Kota Semarang yang menyatakan akan mengawal Sibagus dalam Pilwalkot 9 Desember mendatang.

Hal itu dinyatakan Ketua Dewan Syuro PKNU Kota Semarang, Rudju Bambang Subakir bersama rombongan ketika bertadang ke Posko Pemenangan Sibagus, Jalan Veteran, Senin (10/9) malam. “Sebagai partai yang berbasis agama sekaligus nasinalisme, kami atas nama massa PKNU akan mendukung Sibagus untuk menjadi wali kota,” ungkapnya.

Merapatnya PKNU ke kubu Sibagus ini, kata Rudju, lantaran partai tersebut memang sudah dekat dengan Partai Gerindra. “Selain alasan kedekatan partai, saya pribadi memang mendukung Sibagus karena tergolong wajah baru yang belum terkontaminasi,” katanya.

Pihaknya berjanji akan menggaet massa yang rata-rata dari perkumpulan pengajian. Rudju juga akan memberdayakan semua unsur PKNU dari tingkat pengurus partai hingga grass root atau tingkat paling bawah. Baginya, tidak ada artinya jika hanya sekadar merapat jika tidak melakukan progress.

“Kebetulan kami punya basis di beberapa titik. Di sana, ada tokoh-tokoh agama yang bisa diajak bicara dan punya logika yang bisa dipertanggungjawabkan. Selain dukungan tersebut, pastinya kami juga akan mendoakan semoga Yang Maha Kuasa memberikan kesempatan Sibagus untuk membenahi Kota Semarang,” harapnya.

Merasa mendapat dukungan, Sigit jelas merasa bahagia. Baginya, dukungan dari PKNU ini merupakan tambahan darah segar untuk memenangkan Pilwalkot mendatang. Dia melihat, partai berbasis agama ini punya struktur yang rapi, solid, dan yang pasti telah satu suara. “Kami memang masih terbuka dengan dukungan dari berbagai kalangan. Saya bertekad untuk meleburkan setiap partai yang mengusung dan mendukung Sibagus. Jadi, sudah tidak ada Gerindra, PAN, Golkar, PPP, PKNU, dan lain sebagainya. Semua sudah jadi satu tim, yaitu Tim Pemenangan,” paparnya.

Sementara itu, di sela kesibukannya mempersiapkan perang di Pilwalkot mendatang dan mengurus perusahaannya, Sigit tetap tidak melupakan kewajibannya sebagai seorang warga. Setelah menemui PKNU hingga pukul 24.00, dia menyempatkan diri melakukan tugas ronda siskamling di tempat tinggalnya sebelum istirahat.

“Bagaimana pun, saya masih warga Semarang sekaligus warga kampung. Jadi harus tetap melakukan aturan mainnya. Kalau saatnya ronda ya ronda,” tuturnya saat ditemui di Kompleks Perumahan Tembalang Pesona Asri, Selasa (11/8) dini hari.

Meski mencalonkan diri sebagai calon wali kota, Sigit masih suka srawung dengan para tentangga. Masih saja melepar candaan dan tidak marah ketika dilempar candaan dari orang lain. Malam itu, sembari ngobrol panjang lebar, sesekali mereka mengintari kompleks perumahan sebagai bagian dari tugas jaga malam. (amh/aro)