Pedagang Pasar Projo Siap Mendukung Nur Jatmiko

264
BLUSUKAN PASAR: Calon Bupati Semarang Nur Jatmiko saat berdialog dengan pedagang Pasar Projo Ambarawa, kemarin. (PRISTYONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
BLUSUKAN PASAR: Calon Bupati Semarang Nur Jatmiko saat berdialog dengan pedagang Pasar Projo Ambarawa, kemarin. (PRISTYONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

AMBARAWA- Ratusan pedagang Pasar Projo Ambarawa, Selasa (11/8) siang kemarin, langsung berebut menyalami calon Bupati Semarang, Nur Jatmiko. Para pedagang curhat kepada Nur Jatmiko karena tidak puas dengan pembagian kios serta kondisi pasar yang kurang rapi. Pedagang berharap Nur Jatmiko dan calon wakilnya, Mas’ud Ridwan, dapat membawa perubahan baru untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Semarang.

Nur Jatmiko dan timnya datang ke Pasar Projo untuk melihat secara langsung kondisi para pedagang yang sempat menjadi korban kebakaran dan terkatung-katung karena pembagian kios yang tidak kunjung beres. Para pedagang melakukan audiensi dengan Nur Jatmiko dan berharap ada solusi agar pedagang pasar Projo tertata dengan baik, sehingga ada peningkatan kesejahteraan.

“Kami kecewa dengan kondisi saat ini di Pasar Projo. Ada ketidakberesan dalam mengatur Pasar Projo. Kami berharap Bapaku Nur Jatmiko dapat membawa perubahan baru bagi kami,” tutur Koordinator Pedagang Roti, Erna Nurhayati, 42, warga Ambarawa, disambut riuh ratusan pedagang.

Senada dikatakan, Siami, 50, pedagang sembako asal Kecamatan Bawen. Ia secara langsung meminta agar Nur Jatmiko mau melaksanakan aspirasi masyarakat kecil.

Nur Jatmiko mengatakan, Pasar Projo yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Semarang cukup bagus. Hanya saja, tata letaknya yang kurang pas. Sebab, tidak ada zonasi komoditas pedagang. “Tata letaknya kurang pas. Misalnya, komoditas kebutuhan sehari-hari seperti sembako, sayur dan lainnya diletakkan di lantai bawah. Sebab yang belanja kebanyakan ibu-ibu, kasihan kalau mereka harus bersusah payah naik ke lantai atas. Sedangkan komoditas sandang ditempatkan di lantai atas,” tutur Nur Jatmiko yang berpengalaman di bidang konstruksi pasar.

Nur Jatmiko mengatakan, pihaknya sudah berpengalaman membangun pasar di sejumlah wilayah di Indonesia. Sehingga Nur Jatmiko yakin dapat membenahi Pasar Projo tanpa ada keributan. Menurut Nur Jatmiko, penataan pasar sangat penting. Sebab, jika tertata dengan baik akan meningkatkan omzet pedagang. “Pasarnya sudah bagus, sayang kalau tidak ditata. Yang penting dalamnya dulu yang ditata, agar pedagang punya omzet merata, sehingga pedagang lebih sejahtera,” ungkapnya. (tyo/aro)