DEMAK – Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSI NU) berhasil meraih juara 1 tingkat nasional lomba promosi dan konseling kesehatan reproduksi rumah sakit tipe D. Direktur RSI NU, dr Abdul Aziz mengatakan, prestasi itu membuktikan RSI NU mampu mendulang kepercayaan masyarakat sebagai rumah sakit pendamping pemerintah terkait pensuksesan program keluarga berencana (KB). Penghargaan atas prestasi diserahkan langsung Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Surya Chandra Surapaty ketika berlangsungnya peringatan Hari Keluarga Nasional di Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten belum lama ini.

dr Abdu Aziz mengatakan, untuk meraih prestasi itu RSI NU harus bersaing dengan rumah sakit se Indonesia. Untuk mensukseskan program KB yang dijalankan RSI NU, pihaknya telah banyak dibantu Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (Bapermas KB), Muslimat NU dan BKKBN. Memperoleh juara 1 nasional tentu akan menjadi pemacu bagi RSI NU untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Terutama pelayanan K dengan metode kontrasepsi jangka panjang termasuk didalamnya melalui medis operatif wanita (MOW) yang disebut tubektomi dan medis operatif pria (MOP) atau dengan istilah vasektomi. “Kita terus berkoordinasi dengan para ulama NU soal model KB ini,” katanya.

Ketua Yayasan RSI NU, KH Musadad Syarief mengatakan, pihaknya mengapresiasi prestasi rumah sakit dibawah naungan NU tersebut. “Alhamdulillah prestasi nasional akhirnya bisa diperoleh RSI NU,”katanya. Sementara itu, Koordinator Pelayanan Keluarga Berencana di RSI NU Demak, Dokter Anik Martani mengatakan, program KB yang dilaksanakan RSI NU telah berlangsung beberapa tahun terakhir. Setidaknya sudah berjalan 7 tahun. Bahkan, pada 2014, sudah 775 akseptor KB dilayani. (hib/fth)