B-Boy Tampil Beda

330
SALTO: Aksi tim dance SMAGA yang tergabung dalam B-Boy, kemarin. (ADITYO DWI R/RADAR SEMARANG)
SALTO: Aksi tim dance SMAGA yang tergabung dalam B-Boy, kemarin. (ADITYO DWI R/RADAR SEMARANG)

TIM dance pendamping tim cewek SMAN 3 Semarang (SMAGA) tampil beda di ajang UBS ZooMee Dance Competition kemarin. Lain dari yang lain, mereka sukses memberikan hiburan dengan aksi breakdance 12 personel cowok yang biasa disebut B-Boy.

Saat perform, mereka kompak dan atraktif seperti kelompok streetdance pada umumnya. “Kami mengusung aliran street breakdance dengan berbagai jenis musim yang kami remix. Ya intinya kami ingin tampil berbeda di Honda DBL kali ini,” terang kapten tim dance Smaga, Tarcisius Jassien W kemarin.

Jassien mengaku butuh waktu yang lama sebelum akhirnya masing-masing personel sukses memainkan gerakan-gerakan sulit ala B-Boy seperti windmill, flare maupun freeze. “Kalau bisa sempurna butuh waktu berbulan-bulan memainkan satu gerakan. Namun untuk Honda DBL ini kami berlatih sudah sekitar tiga bulan terutama untuk membawakan breakdance kelompok agar bisa kompak,” sambungnya.

Selain tim dance pendamping tim cewek, beberapa hari kemarin tim dance pendamping tim cowok SMAGA yang berstatus sebagai juara bertahan juga mampu menjaga kans mereka untuk kembali merebut gelar terbaik musim ini. “Tentu kami ingin menjadi yang terbaik untuk ke sekian kalinya pada musim ini. Saat ini kami sudah melakukan persiapan yang cukup intensif dengan latihan setiap hari,” terang kapten tim dance pendamping tim cowok SMAGA Aprilia Nurqibtiah. (bas/smu)