Sudah Dua Tahun Berjuang Bertemu sang Kakak

469
RINDU SANG KAKAK: Rachel Alloson Tjhin bersama ibunya, Aida Noplie Chandra dan Arist Merdeka Sirait. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RINDU SANG KAKAK: Rachel Alloson Tjhin bersama ibunya, Aida Noplie Chandra dan Arist Merdeka Sirait. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Perceraian orang tua kerap berdampak pada sang anak. Ini juga dialami kakak-adik, Ritchie Anderson Tjhin dan Rachel Alloson Tjhin. Setelah orang tuanya bercerai, keduanya harus tinggal terpisah. Sudah dua tahun, Rachel berusaha menemui sang kakak, namun belum terwujud.

JOKO SUSANTO

NAMANYA Rachel Alloson Tjhin. Dia putri bungsu pasangan Aida Noplie Chandra dan Andy Setiawan yang kini sudah bercerai. Andy disebut-sebut sebagai bos sebuah perusahaan rokok ternama. Siang kemarin (10/8), dengan ditemani sang ibu, Aida Noplie Chandra dan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Arist Merdeka Sirait, Rachel –sapaan akrab bocah 4 tahun itu—menunjukkan gambar yang melukiskan kerinduannya pada sang kakak.

Siswi Taman Kanak-Kanak (TK) itu mengaku menggambar hingga 2 hari. Di lukisannya itu terlihat sepasang anak laki-laki dan perempuan tampak akrab bersama. Di sampingnya tertulis Dear Koko Ritchie I Love You, From Rachel, bergambar hati dan pelangi.

Gadis kecil tersebut, sangat berharap bisa bertemu dengan kakaknya, yang biasa dipanggil Koko Ritchie, dan ayahnya, Andy. Namun usaha yang sudah 2 tahun dilakukan, belum membuahkan hasil. ”I miss you koko, i miss you koko, i mis you koko (aku merindukanmu kakak, Red),” ucapnya sambil meneteskan air mata.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Arist Merdeka Sirait menjelaskan, perpisahan Rachel dengan Ritchie terjadi akibat perceraian orang tuanya sesuai putusan Pengadilan Negeri (PN) Semarang dengan nomor 378/PDT/G/2013/PN.SMG pada 2013 lalu. Namun saat itu, pihak Andy melakukan upaya banding. Putusannya, hak asuh Ritchie di tangan sang ayah, sedangkan Rachel diasuh ibunya.

Arist mengatakan, kehadiran KPAI hanya ingin memfasilitasi Rachel agar bisa bertemu kakak dan ayahnya yang sudah terpisah selama 2 tahun. ”Kita hanya ingin fasilitasi anaknya (Rachel) agar bisa bertemu kakak dan ayahnya. Namun sudah 2 tahun lamanya, belum bisa bertemu. Ayahnya belum mengizinkan tanpa alasan yang jelas,” kata Arist kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ritchie sendiri, lanjut Arist, saat ini berusia 6 tahun dan duduk di bangku kelas 1 SD. Saat ini, ia dirawat dan dibimbing oleh ayahnya di Temanggung. Sedangkan Rachel dirawat ibunya di Kota Semarang.

”KPAI berusaha memberikan akses agar Rachel bisa bertemu Ritchie. Tapi keluarga besar Andy, dan Andy sendiri masih mempersulit tanpa alasan yang jelas,” ujarnya lagi.

Menurut Arist, hal tersebut merupakan pelanggaran hukum, khususnya perlindungan keluarga. Sekalipun ada konflik perceraian orang tua, kata dia, jangan sampai dikaitkan dengan anak.

”Adiknya rindu sama abangnya. Adiknya juga rindu ayahnya. Baru 2 minggu kemarin, Rachel datang ke tempat ayahnya, tapi tidak ditemui. Padahal Kak Seto (aktivis anak Seto Mulyadi, Red) sudah mendampingi,” ungkapnya.

Arist berharap besar agar Andy dan keluarga besarnya berkenan memberikan akses. Apalagi pihaknya dari KPAI sudah 4 kali mengirimkan surat, namun belum ada tanggapan. ”Termasuk kami sudah bertemu lawyer-nya, tapi belum ada tanggapan. Kami sudah datang ke rumahnya di Temanggung, tapi gak ditemui juga,” katanya.

Dia menegaskan, KPAI membantu untuk membela sang anak, bukan konflik ayah dan ibunya. Baginya, hal itu merupakan tanggung jawab pihaknya. Dia juga berharap hati dan pikiran ayahnya terbuka untuk mempertemukan Rachel dengan kakaknya, serta dengan Andy sendiri.

Arist akan mengedepankan pendekatan persuasif demi menemukan Rachel dengan ayah dan kakaknya. ”Seharusnya apa pun putusan hakim tidak boleh memisahkan anak dengan orang tua. Paling tidak memberi ruang bertemu antara anak dan ayahnya atau ibunya. Ini yang kasihan adiknya,” ujarnya. ”Saya selalu katakan kalau ada kasus perceraian hak asuh harus dibawa ayah dan ibunya. Karena tidak ada mantan anak, yang ada mantan istri atau mantan suami,” imbuhnya.

Ibunda Rachel, Aida Noplie Chandra berharap, akses bertemu dengan putra sulungnya bisa direalisasikan. Lewat KPAI, ia berharap banyak bisa menjembatani tali silaturahmi dengan mantan suaminya yang telah putus.

”Putri saya benar-benar rindu sama ayah dan kakaknya. Kita setiap malam berdoa. Saya harap putri saya tetap dalam keadaan baik-baik saja. Pada waktu ulang tahun Ritchie, kita juga antar kue ulang tahun, namun tidak disampaikan,” akunya. (*/aro/ce1)