WISATA PLUS: Honda Mobil memperkenalkan pariwisata Jateng kepada konsumen Mobilio, dalam event Wisata Plus Sabtu (8/8) lalu. (TRI SUTRISTYANINGSIH/RADAR SEMARANG)
WISATA PLUS: Honda Mobil memperkenalkan pariwisata Jateng kepada konsumen Mobilio, dalam event Wisata Plus Sabtu (8/8) lalu. (TRI SUTRISTYANINGSIH/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Hingga semester 1 tahun ini, penjualan mobil Honda yang diageni Honda Semarang Center (HSC) mampu mencapai 7.800 unit dari target akhir 2015 sebanyak 16.500 unit. Dari penjualan tersebut Honda Mobilio mampu mendominasi pasar dengan penjualan yang sudah mencapai 90 persen dari target 6.000 unit hingga akhir 2015.

“Kami tentu sangat optimistis, hingga akhir tahun target penjualan mobilio akan tercapai. Meski kondisi ekonomi mengalami pelambatan dan pada Juli 2015 hari kerja terpotong libur cukup panjang, Honda Mobilio mampu menguasai pasardan penjualan Honda rata-rata mencapai 1.300 unit perbulan,” jelas Sales and Marketing Manager Motor Honda Semarang Center (HSC), Eddy Haryanto .

Penjualan Honda Mobilio jadi penyumbang terbesar , hal ini dikarenakan mobil MPV dengan kapasitas tujuh penumpang inilah yang memang banyak dicari masyarakat menjelang Lebaran. Menjelang musim libur Lebaran, pasar cenderung kembali segar karena meningkatnya permintaan dari konsumen. “Kami bersyukur bahwa produk-produk Honda tetap menjadi pilihan konsumen sehingga dapat terus melanjutkan tren positif untuk penjualan Honda di tahun ini,” ujar Eddy katanya kepada wartawan di sela acara pelepasan peserta Honda Mobilio Wisata Plus di Kantor HSC Semarang, Sabtu (8/8) yang diikuti 70 peserta pemilik Mobilio.

Lebih lanjut dia menyatakan kontribusi penjualan mobil paling besar pada semester I masih Honda Mobilio yang rata-rata setiap bulan mencapai 400-500 unit, disusul Honda Brio sekitar 300 unit per bulan. Selain itu, produk Honda lainnya HR-V, Jazz dan CR-V juga mengalami peningkatan penjualan akibat adanya tren positif dari pasar. Penjualan Brio Satya yang menyasar kaum muda, mahasiswa, dan keluarga muda agar ke depan supaya meningkat, bahkan menjelang Lebaran lalu sempat meningkat mencapai 400 unit. “Khusus Brio tersedia tiga pilihan yakni sport 1.300 cc, Brio versi CKD atau completely built unit 1.200 cc dan Brio Satya 1.200 cc. Untuk penjualan mobil seharga Rp200 juta ke atas mengalami pelambatan, ”Untuk yang Rp200 juta ke bawah masih stablil,” kata dia. (tya/smu)