TEBAR ANCAMAN: Guard SMAN 9 Semarang, Bernadus Martin mencoba menghalau pergerakan forward SMAN 1 Slawi, M Ramdhani Pradana di laga pamungkas hari kedua kemarin.
TEBAR ANCAMAN: Guard SMAN 9 Semarang, Bernadus Martin mencoba menghalau pergerakan forward SMAN 1 Slawi, M Ramdhani Pradana di laga pamungkas hari kedua kemarin.

SEMARANG – Hari kedua pelaksanaan Honda DBL Central Java Series – North Region di Knight Stadium sepanjang Hari (8/8) kemarin menjadi milik tim-tim sekolah dari luar Semarang.

Apalagi di kelompok cowok, dua tim basket raksasa yaitu SMAN 3 Semarang (Smaga) dan SMAN 9 Semarang (Niners) dipaksa pulang lebih awal oleh dua tim tamu yaitu SMAN 1 Jepara dan juga SMAN 1 Slawi.

Bahkan di laga Smaga versus SMAN 1 Jepara, kehadiran ratusan Ikatan Suporter Smaga (ISS) yang membirukan Knight Stadium tak mampu menghindarkan Ali Zein dkk dari kekalahan di laga perdana.

Sejak kuarter pertama, anak-anak SMAN 1 Jepara memang langsung tampil agresif dan disiplin. Bahkan Febrian Dwi Yahya dkk langsung tancap gas dan mampu unggul jauh 4-18 atas Smaga.

Begitu juga di kuarter kedua, SMAN 1 Jepara tak member kesempatan Smaga berkembang hingga akhirnya memperlebar margin kemenangan menjadi 4-31 dan unggul 6-45 pada kuarter ketiga.

Merasa di atas angin, anak-anak Jepara semakin nyaman menambah poin. Efektifitas skema offense membuat mereka terus memperlebar margin kemenangan tanpa memberi kesempatan Smaga untuk memperbaiki angka hingga akhirnya SMAN 1 Jepara mampu unggul 6-54 atas Smaga.

“Ini Honda DBL musim kedua kami sehingga anak-anak mulai terbiasa. Namun ada beberapa catatan yang harus diperbaiki salah satunya kami bermain terlalu agresif dan terlalu banyak foul, helping juga telat,” terang pelatih SMAN 1 Jepara, Adi Yuswanto.

Kemudian di laga lainnya, tim tamu yang juga menjadi tim debutan di Honda DBL Semarang kali ini yaitu SMAN 1 Slawi juga mampu member kejutan dengan menumbangkan SMAN 9 Semarang pada laga terakhir haru kedua kemarin.

Di kuarter pertama, pertandingan sebenarnya berjalan cukup imbang. Bahkan Niners mampu unggul lebih dahulu dengan skor tipis 5-2. Di kuarter kedua giliran SMAN 1 Slawi berbalik unggul setengah bola 6-7.

Serunya laga mulai terlihat di kuarter ketiga dan keempat. Di kuarter ketiga anak-anak Niners sebenarnya mampu mengembalikan keunggulan mereka dan tidak memberikan kesempatan SMAN 1 Slawi untuk berkembang. Nimners berbalik unggul 11-7 di kuarter itu.

Nah di kuarter keempat, Niners sebenarnya memiliki peluang untuk menjaga keunggulan. Namun buruknya field goals serta penyelesaian under basket mereka membuat SMAN 1 Slawi melenggang dan mngakhiri laga dengan kemenangan 16-22.

“Tentu ini menjadi awal yang baik bagi tim kami. Dan di Honda DBL musim pertama ini kami ingin mengasah mental anak-anak untuk merasakan atmosfir baru bertarung di event yang ketat seperti Honda DBL ini,” terang Manajer SMAN 1 Slawi, Triadi Nugroho.

Kemudian laga tim cowok lainnya sore kemarin, tim juara bertahan SMA Theresiana 1 Semarang juga masih belum terbendung. Brihan Batitusta dkk mampu unggul 31-19 atas SMAN 1 Kendal. (bas)