JEMPUT BOLA: Kantor Pertanahan Kota Semarang memberikan pelayanan lewat mobil keliling setiap Minggu di car free day (CFD) Simpang Lima dari pukul 06.00-09.00 kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JEMPUT BOLA: Kantor Pertanahan Kota Semarang memberikan pelayanan lewat mobil keliling setiap Minggu di car free day (CFD) Simpang Lima dari pukul 06.00-09.00 kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kantor Pertanahan Kota Semarang menambah jam pelayanan lewat mobil keliling yang stand by di depan Masjid Raya Baiturrahman setiap Minggu pagi di arena car free day (CFD) Simpang Lima pukul 06.00-09.00. Ini merupakan usaha Kantor Pertanahan Kota Semarang untuk mengajak masyarakat agar mengurus surat tanah sendiri.

Koordinator mobil keliling, Syamsul Rizal, menuturkan, pelayanan on the street ini terhitung baru. ”Kalau di CFD ini memang baru kali kedua ini. Sebenarnya pelayanan keliling sudah ada sejak bulan puasa lalu di depan Patung Kuda Jalan Pahlawan pas ngabuburit,” ungkapnya ketika ditemui Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (9/8) pagi.

Sementara ini warga yang datang hanya sebatas menanyakan informasi mengenai cara mengurus surat tanah. Padahal mobil keliling ini juga melayani nyaris semua pelayanan yang ada di kantor. Seperti penerimaan berkas, pendaftaran tanah pertama, penyerahan produk, dan lain sebagainya.

”Di mobil keliling ini, pelayanannya sama dengan yang di kantor. Hanya saja, kadang warga yang datang masih sebatas tanya-tanya informasi. Mungkin karena sebatas mampir dan tidak mempersiapkan segala berkas persyaratan dari rumah,” paparnya.

Ditambahkan Rizal, jika ada warga yang ingin segera mengurus setelah mendapatkan informasi di mobil keliling, bisa langsung pulang untuk mengambil berkas. Jika sudah lewat pukul 09.00, diarahkan untuk datang ke Kantor Pertanahan Jalan Ki Mangunsarkoro. Meski tanggal merah, kantor tetap membuka layanan dari pukul 09.00-13.00. ”Karena Kantor Pertanahan merupakan pelayanan umum, jadi tetap buka meski hari libur. Hanya jamnya saja yang pendek,” tutur Rizal.

Sementara itu, tambahnya, ada kritikan dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang pagi itu bersepeda di CFD sempat mampir di mobil keliling. ”Kata Pak Ganjar, mobil ini masih harus disempurnakan. Paling tidak ada aksesori tambahan atau speaker untuk menarik perhatian pengunjung CFD. Masukan itu akan segera kami proses. Semoga Minggu depan sudah sesuai seperti yang diharapkan Pak Ganjar,” pungkasnya. (amh/aro/ce1)