SEMARANG – Pasca dilantiknya beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Jawa Tengah menjadi Penjabat (Pj) Bupati/Wali Kota, otomatis kursi pimpinan SKPD terkait menjadi kosong. Jika tidak segera ditentukan penggantinya, kinerja pemerintahan dikhawatirkan terganggu.

Kepala SKPD yang dimaksud meliputi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermasdes) Provinsi Jateng Tavip Supriyanto yang menjadi Pj Wali Kota Semarang, Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) I Pemprov Jateng Suko Mardiono yang menjadi Pj Bupati Rembang, Kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Jateng M. Arief Irwanto yang menjadi Pj Bupati Kebumen, Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Jateng Budi Wibowo yang menjadi Pj Bupati Purbalingga dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surakarta Budi Suharto yang menjadi Pj Wali Kota Surakarta.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat dikonfirmasi mengaku tidak ambil pusing. Menurutnya, atas pelantikan itu secara otomatis jabatan yang ditinggalkan akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Dalam hal ini, Pj terpilih yang menentukan siapa penggantinya. ”Sebelum dilantik, mereka sudah saya minta untuk menyiapkan kader di bawahnya. Sehingga tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan,” ujarnya.

Ganjar menambahkan, permintaan tersebut jauh-jauh hari telah diutarakan pada saat dilakukan pertemuan seluruh pejabat yang diusulkan menjadi Pj. Menurutnya, siapa saja yang terpilih nantinya harus sudah menunjuk siapa yang akan menjadi penggantinya. ”Dari kita, semua sudah siap,” tegas mantan anggota DPR RI itu.

Disinggung apakah sudah menyiapkan calon Pj Kepala Daerah yang akan berakhir masa jabatannya pada Agustus ini, Ganjar mengaku telah mengajukan kepada Kementerian Dalam Negeri. Daerah yang dimaksud meliputi Kabupaten Boyolali (1/8), Kota Pekalongan (9/8), Kabupaten Blora (11/8), Kabupaten Kendal (22/8), dan Kota Magelang (29/8). ”Sembari menunggu SK Mendagri, saya minta Plt Sekda untuk menyiapkan administrasi,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bapermasdes Provinsi Jateng Tavip Supriyanto yang kini menjadi Pj Wali kota Semarang saat dimintai keterangan terkait siapa penggantinya enggan berkomentar. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa telah ada pejabat yang ditunjuk. ”Nantinya akan ada Plt,” terangnya.

Hal tak jauh beda juga diungkapkan Kepala BKD Jateng M. Arief Irwanto yang kini menjadi Pj Bupati Kebumen. Menurutnya, terkait jabatan kepala SKPD yang ditinggalkan lantaran menjadi Pj Kepala Daerah selanjutnya akan ditunjuk Plt. ”Bisa Sekretaris atau Kabid (kepala bidang) di masing-masing dinas. Jika nantinya masa tugas sebagai Pj kepala daerah telah habis, yang bersangkutan dapat kembali kepada posisi semula,” pungkasnya. (fai/ric/ce1)