Bawaslu Pelototi Incumbent Masih Menjabat

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah menyatakan akan mengawasi secara ketat terhadap pasangan calon dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2015 yang berasal dari petahana (incumbent). Terlebih mereka yang hingga saat ini masih aktif memimpin daerah yang bersangkutan.

”Petahana kepala daerah yang masih menjabat menjadi perhatian Bawaslu, kami akan mengawasi secara ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan jabatan,” ungkap Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jateng (Jateng) Teguh Purnomo.

Lebih lanjut Teguh menjelaskan, potensi penyalahgunaan yang dilakukan kepala daerah yang masih aktif dan maju lagi dalam pilkada antara lain melakukan mobilisasi birokrasi pegawai negeri sipil (PNS) untuk mendukung dirinya. Selain itu, juga ada kemungkinan menggunakan fasilitas negara seperti mobil dinas, rumah dinas guna kepentingan kampanye. ”Bisa jadi mereka bahkan menggunakan uang negara dengan modus memberikan bantuan kepada masyarakat guna menarik simpati rakyat sehingga akan memilihnya pada pilkada mendatang,” imbuhnya.

Berdasarkan data Bawaslu Jateng, lanjut Teguh, sejumlah kepala daerah yang maju pilkada masih aktif di antaranya Bupati Blora Djoko Nugroho yang jabatannya baru berakhir pada 11 Agustus mendatang. Selain itu, ada juga nama Bupati Kendal Widya Kandi (23/8), Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito (29/8), Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya (1/9) dan Bupati Semarang Mundjirin (28/9). ”Ada juga yang baru berakhir masa jabatannya pada 2016 yakni Bupati Pemalang Junaedi (24/1) dan Bupati Demak Moch Dachirin (3/3),” bebernya. (fai/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -