Final Polda Jateng Cup Cukup Tak Jelas

136

SEMARANG – Lanjutan final Polda Jateng Cup 2015 kembali mengalami ketidakpastian, setelah laga lanjutan leg pertama yang sedianya digelar di Stadion Jatidiri Semarang Senin (27/7) kemarin urung digelar. Kemudian laga leg kedua yang rencananya akan digelar pada Kamis (30/7) besok juga terancam kembali gagal digelar jika panpel tuan rumah Persis Solo kembali tidak mendapatkan lampu hijau dari pihak kepolisian terkait perizinan jadwal pertandingan.

Ketua Panitia turnamen, Aam Ichwan mengatakan jika pelaksanaan leg kedua di Solo besok mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Otomatis laga lanjutan leg pertama akan kembali dijadwalkan ulang. “Kita terpaksa kembali ke rencana sebelumnya yaitu dilaksanakan leg kedua dulu (30/7) baru lanjutan leg pertama di Semarang pada 1 Agustus besok. Itu pun kalau panpel Solo mendapatkan rekomendasi ijin pertandingan pada 30 Juli besok,” kata Aam.

Kemungkinan terburuk, Aam dihubungi kemarin mengatakan, kedua tim finalis serta operator turnamen mengikuti arahan Polda Jateng sebelumnya yang menginginkan partai final digelar di tempat netral dan tanpa di hadiri penonton. “Makanya dalam waktu dekat ini kami akan koordinasi dengan Polda Jateng lagi. Namun beberapa waktu yang lalu pihak Polda memang meninginkan turnamen harus tuntas sampai final dengn catatan lanjutan partai final digelar di tempat netral dan tanpa penonton,” sambungnya.

Sementara terpisah, skuad PSIS Senin sore (27/7) kemarin tetap menggelar latihan rutin. Hal itu dilakukan oleh Fauzan Fajri dkk agar mereka dalam kondisi terbaik jika sewaktu-waktu diputuskan kembali jadwal pagelaran final Polda Jateng Cup 2015.

Di latihan kemarin, skuad Mahesa Jenar juga sudah mulai komplet. Beberapa pemain pilar seperti kapten Fauzan Fajri, gelandang Bakori Andreas serta bomber Hari Nur Yulianto mulai bergabung bersama tim.

Juru ramu Mahesa Jenar, M Dofir ditemui usai latihan mengatakan, pihaknya berharap pelaksanaan final turnamen yang diikuti oleh tujuh tim Divisi Utama asal Jateng itu tidak berlarut-larut dan segera ada keselasan. “Karena secara psikis tentu hal ini cukup menguras energi pemain. Namun prinsipnya tim saat ini sudah mulai komplet dan kami siap bertanding kapanpun jadwal akan dikeluarkan,” beber pelatih yang juga pernah berkostum PSIS itu. (bas/smu)