150 Karya Djoko Simbardjo Dipamerkan

170

PEKALONGAN-Djoko Simbardjo, seniman lukis sekaligus dokter spesialis orthopaedi (bedah tulang) di RSCM Jakarta dan guru besar kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini akan memerkan 150 karyanya. Yakni, pada ajang Apresiasi Kreativitas di Gedung Olah Raga (GOR) Jatayu pada 6 sampai 9 Agustus mendatang.

Pameran tunggal ke-13 ini merupakan pameran berkelas nasional pertama yang pernah diadakan di Kota Pekalongan. Pameran ini diharapkan mampu memberikan inspirasi kreatif terhadap daerah yang pernah menjadi masa lalu sang pelukis ini.

Panitia Pameran, Hendrawati Umar mengatakan bahwa pihaknya berharap pameran tersebut bisa menginspirasi masyarakat untuk tekun dan berkarya dalam bidang yang dijalaninya.

“Djoko Simbardjo dalam bidang kedokteran menjadi salah satu dokter di Indonesia yang menjadi acuan dalam bidang bedah tulang. Namun di sela kesibukannya sebagai dokter, masih menyempatkan diri mereprentasikan hatinya malalui lukisan. Kegelisahannya selalu dituangkan ke dalam lukisan,” urainya.

Selain melakukan pameran lukisan, panitia juga menggandeng mitra lokal sebagai karya pendukung dari tema yang diusung. “Kami juga mengikutkan karya lokal untuk hadir dalam event besar ini,” timpal Yuni Markamto mewakili panitia lokal.

Ditambahkan dia, pihaknya akan menghadirkan karya warga binaan Lapas Kelas IIA Pekalongan dan pameran foto batu akik karya Hartanto dan Pradi serta pameran foto karya Sumantoro. Digelar juga lomba photo contest bertajuk My Favorite Painting untuk umum berhadiah Rp 1 juta.

Rencananya acara tersebut akan dibuka oleh Wali Kota Pekalongan HM Basyir Ahmad pada 6 Agustus dan akan ditutup oleh Sekjen Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto yang merupakan putra daerah asal Pekalongan pada 9 Agustus mendatang. Acara ini juga didukung oleh Pemkot Pekalongan, Dewan Kesenian Kota Pekalongan, Lapas Kelas IIA Pekalongan, Komunitas Pelukis Pekalongan, Komunitas Berbagi Pekalongan dan KOPEFI. (han/ida)