Tambah Relasi Berkat MC

387
DOK.PRIBADI
DOK.PRIBADI

BANYAK pengalaman yang dialami Yoannanda Sandra Chairunniza selama menekuni pekerjaan sebagai master of ceremony (MC). Selain semakin menambah kepercayaan diri, menekuni pekerjaan ini juga menambah relasi. ”Jadi MC itu manfaatnya bisa menambah relasi, tambah ilmu, dan yang pastinya tambah pemasukan ekonomi,” kata Yoannanda –sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Yoannanda menceritakan, sebelum menjadi MC profesional, ia sempat menjadi penyiar di salah satu radio swasta di Semarang. Bahkan ia juga pernah jadi presenter di salah satu televisi lokal. ”Dengan adanya pengalaman itu akhirnya saya pun mulai mencoba memberanikan terjun di dunia MC sampai sekarang,” ujar gadis kelahiran Semarang, 7 Juni 1990 ini.

Dia mengaku, menjadi MC profesional tidak didapat secara instan. Akan tetapi melalui proses perjuangan dan pembelajaran yang sangat panjang. Tidak heran jika ia kemudian banyak diundang menjadi MC dalam berbagai acara. ”Saya ikuti semua itu untuk menambah kegiatan dan pengalaman,” tuturnya yang kerap menjadi MC dalam kegiatan otomotif, musik sampai acara pentas seni di sekolah.

Diakui Yoannanda, banyak suka dan duka dalam menjalani pekerjaan ini. Hal yang membuat ia suka di antaranya merasa lebih percaya diri, tambah pengalaman, memperluas jalinan kerja, dan menambah pertemanan. ”Sedangkan dukanya sering luar kota dan kadang pulang larut malam,” akunya.

Menurut dia, kunci menjadi MC itu harus memiliki wawasan luas. Selain itu, juga harus menguasai banyak materi agar tidak canggung di panggung. Sebab, tantangan terbesar menjadi MC adalah mengatasi rasa grogi saat menghadapi banyak orang. ”Yang pasti harus pinter bicara dan percaya diri,” ujar alumnus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini. (fai/aro/ce1)