TUNDA PESTA : Bakori Andreas dkk harus kembali menunda hasrat mereka untuk melanjutkan parta final Polda Jateng Cup 2015. (Baskoro Septiadi/Radar Semarang)
TUNDA PESTA : Bakori Andreas dkk harus kembali menunda hasrat mereka untuk melanjutkan parta final Polda Jateng Cup 2015. (Baskoro Septiadi/Radar Semarang)

SEMARANG – Gelaran final Polda Jateng Cup 2015 antara PSIS versus Persis akhirnya harus kembali tertunda. Jadwal lanjutan leg pertama yang sejatinya telah disepakati akan digelar di Stadion Jatidiri Semarang Hari (27/7) ini dipastikan kembali gagal berlangsung.

Maklum saja, hingga Minggu (26/7) kemarin, ketua panpel laga kandang PSIS, Pujianto dihubungi mengatakan surat rekomendasi atau perizinan untuk menggelar pertandingan dari pihak Polda Jateng belum turun.

”Dari pihak panpel PSIS sudah mengajukan perizinan ke Polda untuk menggelar pertandingan lanjutan leg pertama. Makanya kami juga tidak berani untuk menyiapkan pertandingan untuk besok (hari ini, Red),” kata Pujianto kemarin.

Dihubungi terpisah, Ketua Panitia Aam Ichwan membenarkan bahwa hingga Minggu (26/7) belum ada tanda-tanda rekomendasi dari Polda Jateng, ”Tidak mungkin menggelar pertandingan tanpa ada izin dari kepolisian,” lanjutnya.

Hari ini rencananya pihaknya dan perwakilan operator akan kembali berkoordinasi dengan Polda Jateng untuk meminta arahan dan pertimbangan mengenai nasib kelanjutan pelaksanaan pertandingan final.

”Kami akan meminta solusi-solusi dari Polda Jateng. Termasuk bila pertandingan final di Stadion Manahan jadi digelar. Harapannya, kami dapat menyelesaikan turnamen ini dengan baik dan memunculkan juaranya,” bebernya.

Sebelumnya, pihak Polda Jateng memang menginginkan laga final turnamen yang diikuti oleh tujuh tim Divisi Utama asal Jateng itu tetap digelar. Dengan syarat laga harus dilangsungkan di tempat netral dan tanpa penonton.

Keinginan dari pihak kepolisian itu bukan tanpa alasan mengingat dalam duel final leg pertama di Stadion Jatidiri Sabtu (4/7) lalu harus terhenti di menit ke-26 lantaran terjadi keributan antarsuporter kedua tim.

Hal itu pula yang mengakibatkan partai final harus tertunda beberapa kali. Terakhir, baik Persis maupun PSIS sepakat melanjutkannya pada Senin (27/7) di Stadion Jatidiri dan Kamis (30/7) di Stadion Manahan.

”Kalau yang leg kedua tanggal 30 Juli besok masih memungkinkan mendapatkan izin. Namun kepastiannya tetap setelah kami melakukan koordinasi dengan Polda besok (hari ini, Red),” sambung Aam kemarin.

Sementara dari kubu PSIS sendiri, penasihat tim Wahyu ’Liluk’ Winarto mengatakan, pada prinsipnya tim Mahesa Jenar siap dengan solusi apa pun yang akan diberikan oleh Polda Jateng terkait lanjutan partai final tersebut.

”Apa pun kami siap, termasuk kalau harus menggelar laga di tempat netral dan tanpa penonton. Dan saat ini tim juga sudah mulai persiapan, pemain juga sudah mulai komplet, jadi tidak ada masalah,” tegas Liluk. (bas/zal/ce1)