KENDAL – Hari pertama pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kendal Minggu (26/7) kemarin, belum ada satupun calon yang mendafftar. Bahkan kondisi di aula Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kendal tampak lengang. Meski begitu, para anggota komisioner KPUD tetap bersiap dan menunggu hingga pukul 16.00 untuk menutup pendaftaran pada hari pertama.

Ketua KPUD Kabupaten Kendal, Wahidin Said, mengatakan, jika pendaftaran pencalonan bupati dan wakil bupati dibuka Minggu (26/07) dan ditutup Selasa (28/07) pukul 16.00 besok. Namun hingga ditutupnya pendaftaran pada hari pertama, belum ada satupun calon bupati dan wakil bupati yang melakukan pendaftaran. “Pada hari pertama ini belum ada yang mengkonfirmasi untuk mendaftar ataupun melakuan pendaftaran,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Menurut dia, sepinya pendaftaran calon bupati dan wakil bupati yang akan maju pada Pilkada 9 Desember mendatang lantaran para calon sedang menunggu rekomendasi dari parpol terkait ataupun sedang melengkapi data pendaftaran. “Informasinya, para calon masih sibuk mempersiapkan berkas pendaftaran. Jadi belum bisa datang pada hari pertama ini,” jelasnya.

Sesuai ketentuan KPU Pusat, jika ada calon yang datang melebihi jam yang ditentukan akan diminta untuk datang pada hari berikutnya. Ia pun mengaku sudah ada nama calon bupati dan wakil bupati yang telah memberi pemberitahuan secara lisan akan melakukan pendaftaran pada hari kedua ataupun ketiga besok. “Sudah ada tim sukses dari salah satu calon akan datang pada Senin (27/7) besok (hari ini, Red) yakni calon incumbent Widya Kandi Susanti dan Hilmi Dimyati Rois. Tapi masih lisan, belum ada konfirmasi lanjutan,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Kendal, Suyuti, mengungkapkan jika rekomendadi pasangan Widya Kandi Susanti- Hilmi Dimyati Rois telah direrima dan diserahkan pada Minggu (26/7) kemarin. ” Surat rekomendasi sudah dikantongi, saat ini masih dalam taraf melengkapi berkas-berkas persyaratan pendaftaran,” katanya.

Ia mengungkapkan, jika pasangan Widya Kandi Susanti – Hilmi diusung oleh koalisi tiga partai, yakni PDIP, Nasdem dan PKB dengan rincian PDIP 9 kursi, Nasdem 1 kursi dan PKB 6 kursi dengan jumlah kursi di DPRD sebenyak 16 kursi. ” Koalisi tiga partai ini sangat solid, jelas kami yakin bisa mengumpulkan banyak suara,” tegasnya.

Menurut dia, pasangan calon Widya – Hilmi rencananya akan melakukan pendaftaran secara resmi ke KPU, Senin (27/7) hari ini. Walaupun begitu, ia menegaskan pasangan calon yang diusung tidak akan tergesa-gesa untuk mendaftar ke KPUD. ” Belum tahu kapan, bisa juga Senin atau Selasa pada hari terakhir. Saat ini kami masih mempersiapkan semua berkas atau persyaratan yang diperlukan untuk melakukan pendaftran,” ujarnya.

Sementara itu, Koalisi Partai Gerinda, PAN dan PKS, menyiapkan nama pasangan Mirna Anissa – Abdul Muiz untuk maju pada Pilkada Kendal. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Fraksi Partai Gerinda DPRD Kendal Budi Santosa saat dihubungi, kemarin.“Kami mengusung Mirna Anissa dan Abdul Muiz. Rekomendasi dari Gerindra pusat sudah turun dan diserahkan malam ini (tadi malam, Red),” katanya.

Ia meyakini, jika koalisi antara Partai Gerinda, PAN dan PKS, bisa melawan calon incumbent Widya Kandi Susanti dan Hilmi Dimyati Rois. Apalagi koalisi tersebut memiliki jumlah total 15 kursi di DPRD Kendal. “ Kita yakin bisa bersaing dengan pasangan lainnya, apalagi Gerinda punya 4 kursi, PAN 7 kursi dan PKS 4 kursi dengan jumlah total 15 kursi,”ujarnya. (den/aro)