Dihadang Problem Kebugaran Pemain

267
ABSEN: Bakori Andreas (putih), salah satu pemain andalan PSIS berduel dengan pemain Persibas Banyumas David Aprilianto beberapa waktu lalu. Bakori akan bergaabung dengan Persinga Ngawi untuk tampil di Piala Kemerdekaan setelah final Piala Polda. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)
ABSEN: Bakori Andreas (putih), salah satu pemain andalan PSIS berduel dengan pemain Persibas Banyumas David Aprilianto beberapa waktu lalu. Bakori akan bergaabung dengan Persinga Ngawi untuk tampil di Piala Kemerdekaan setelah final Piala Polda. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – PSIS dan Persis telah sepakat mengenai jadwal lanjutan Final Polda Jateng Cup 2015 yaitu lanjutan leg pertama akan digelar di Semarang 27 Juli dan leg kedua di Solo 30 Juli 2015 mendatang. Hanya saja, kendala teknis kini menghinggapi kedua tim. Baik PSIS maupun Persis bakal dihadang problem kebugaran mengingat sebelumnya kedua tim baru saja melakoni libur panjang selama lebaran.

Dengan jadwal baru tersebut, otomatis tim hanya memiliki waktu kurang dari lima hari untuk mempersiapkan diri mengingat Senin (27/7) pekan depan lanjutan leg pertama di Semarang akan kembali digeber. ”Pasti hal itu akan menjadi problem yang kita hadapi. Jangankan dua pekan, libur selama dua hari saja pasti akan berpengaruh kepada kebugaran pemain dalam menghadapi pertandingan,” kata pelatih PSIS, M. Dofir kemarin.

Terhitung sejak Kamis (23/7) tim Mahesa Jenar telah mulai melakukan persiapan untuk menghadapi duel klasik tersebut. Meski di latihan perdana kemarin total hanya diikuti oleh 16 pemain yang mayoritas adalah pemain asal Semarang.

Oleh karena itu, juru taktik asal Jawa Timur itu berharap di sisa waktu tiga hari ke depan semua pemain yang berasal dari luar Kota Semarang sudah bergabung latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi laga final. ”Tiga hari ke depan kami akan lebih fokus di kebugaran dulu karena kebugaran menjadi salah satu kunci kami untuk memainkan strategi permainan cepat. Ya mudah-mudahan di sisa waktu ini anak-anak sudah komplet,” sambungnya.

Selain itu Dofir kemarin juga meminta anak-anak PSIS untuk tetap tampil dengan semangat tinggi kendati secara psikis, Fauzan Fajri dkk harus dihadapkan kepada maju mundurnya jadwal final tersebut. ”Secara psikis tentu hal ini cukup menguras pikiran. Namun kami tetap mengingatkan ke anak-anak untuk bisa tetap fight menghadapi lanjutan final besok. Bagaimanapun kondisinya,” pungkas M. Dofir. (bas/smu/ce1)