Targetkan Kembali Raih Emas Balap Motor

386
PEMBALAP MUDA: Ketua Pengprov IMI Jateng Kadarusman bersama enam pembalap terbaik Jateng yang disiapkan tampil di Pra PON dan PON 2016 mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
PEMBALAP MUDA: Ketua Pengprov IMI Jateng Kadarusman bersama enam pembalap terbaik Jateng yang disiapkan tampil di Pra PON dan PON 2016 mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
PEMBALAP MUDA: Ketua Pengprov IMI Jateng Kadarusman bersama enam pembalap terbaik Jateng yang disiapkan tampil di Pra PON dan PON 2016 mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jateng menargetkan untuk mampu merebut kembali medali emas cabor balap motor pada PON 2016 mendatang di Jabar. Sempat menjadi juara umum pada PON 2004 di Sumsel, lalu merebut 1 medali emas di PON 2008 di Kaltim, tradisi emas balap motor kandas di PON 2012 di Riau.

”Pada PON 2016 di Jabar, kami menargetkan kembali meraih medali emas, setidaknya satu medali emas,” ujar AKBP (purn) H Kadarusman, Ketua Pengprov IMI Jateng, kemarin.

Kadarusman optimistis pembalapnya mampu mewujudkan target tersebut. Saat ini, para pembalap muda yang diandalkan Jateng, cukup bersaing di papan atas dalam kejuaraan-kejuaraan balap motor berlevel nasional.

Diakui, tidak mudah merealisasikan target tersebut. Apalagi, jumlah medali emas yang diperebutkan menyusut, dari 6 emas pada PON-PON sebelumnya, menjadi hanya 4 emas saja di PON 2016 mendatang. Empat nomor yang dipertandingkan hanya 110 cc dan 125 cc perorangan dan beregu.

Kadarusman memaparkan, saat ini yang pihaknya konsentrasi untuk meloloskan para pembalapnya ke PON melalui babak kualifikasi yang berlangsung di Subang, Jabar, Oktober mendatang. Saat ini enam pembalap motor terbaik Jateng terus diasah dan dipersiapkan menjelang ajang tersebut.

Enam pembalap yang disiapkan menghadapi babak kualifikasi PON adalah Ardi Satya Sadarma (Purworejo), Agus Setiawan (Solo), Irvan Ardiansyah (Ungaran), Pradana Bobby (Kebumen), M. Ervin (Pekalongan) dan Haidar Maulana (Kendal). ”Dari enam pembalap tersebut, hanya empat yang akan kita kirim ke Pra PON sesuai kuota. Kita masih terus menyaring, mana empat pembalap terbaik,” lanjutnya.

Enam racer tersebut akan dilatih oleh mantan pembalap gaek asal Semarang Bima Oktavianus dengan didampingi Agus Bledug Setiawan asal Solo.

Ditambahkan Kadarusman, untuk sekadar lolos dari babak kualifikasi sebenarnya tidak sulit. Pada nomor perorangan disaring sebanyak 28 provinsi di setiap kelas. Sedangkan di nomor beregu diambil 16 provinsi setiap kelas. ”Jadi nanti kelolosannya by province, bukan by name,” jelasnya.

Kadarusman memprediksi di ajang Pra PON nanti bakal mendapatkan pesaing terberat yaitu dua provinsi yaitu Jabar dan Jatim. Selain Jabar merupakan tuan rumah, banyak bibit pembalap di provinsi tersebut.

Terkait jenis motor yang akan digunakan nanti, kemungkinan akan menggunakan satu merek dengan spesifikasi motor standar. ”Sampai saat ini kabarnya akan menggunakan motor merek Honda, tapi masih belum diputuskan. Kami tetap optimistis dapat meraih prestasi terbaik pada Pra PON nanti,” pungkasnya. (bas/smu/ce1)