Jonan Minta Bandara Ditata Ulang

193
KELUHKAN BANDARA: Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyapa para calon penumpang pesawat dalam pantauan arus balik Lebaran di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, kemarin. Selain bandara, kemarin Jonan juga meninjau Terminal Terboyo dan Stasiun Poncol Semarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KELUHKAN BANDARA: Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyapa para calon penumpang pesawat dalam pantauan arus balik Lebaran di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, kemarin. Selain bandara, kemarin Jonan juga meninjau Terminal Terboyo dan Stasiun Poncol Semarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan secara khusus meminta penataan ulang atas sejumlah pertokoan di sekitar Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. Hal ini untuk memperluas ruang tunggu sehingga penumpang tidak berjubel lantaran tempatnya penuh.

Hal itu diungkapkan Jonan di sela-sela melakukan peninjauan arus balik Lebaran di Bandara Ahmad Yani Semarang, Rabu (22/7). Selain meninjau bandara, Jonan juga meninjau Terminal Terboyo dan Stasiun Poncol Semarang. Mantan Dirut PT KAI itu menjelaskan, setelah melihat hampir semua sudut dari Bandara Ahmad Yani, ia menyimpulkan bahwa bandara tersebut layak untuk diperbaiki. Menurutnya, lahan yang tersedia sangat tidak memenuhi persyaratan. ”Terlalu penuh, terminalnya harus diganti,” imbuhnya.

Dia juga menyarankan supaya penumpang yang akan melakukan check in diatur untuk segera terbang. ”Misalnya satu jam sebelum keberangkatan baru diperbolehkan masuk,” terangnya didampingi General Manager Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Priyo Jatmiko.

Disinggung hasil pantauan arus mudik dan balik Lebaran, Jonan mengakui bahwa di Semarang tidak ada masalah. Hanya saja, masih ada sedikit kendala adalah keterlambatan maskapai sehingga mengakibatkan penumpukan penumpang. ”Kalstar tadi telat, Trigana yang menuju ke Pangkalan Bun juga telat. Bahkan ada satu Garuda yang cancel dengan tujuan Denpasar karena Bandara Ngurah Rai sempat tutup. Tetapi sekarang sudah buka lagi,” beber Jonan mengaku telah meminta sejumlah maskapai untuk memperbaiki pelayanan.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Semarang di lokasi, memang terjadi penumpukan di Bandara Ahmad Yani. Terlihat sejumlah penumpang masih menunggu di ruang tunggu. Sementara di luar bandara tampak puluhan mobil juga mengular memasuki gerbang bandara internasional tersebut.

Abdul Hamid, salah satu penumpang asal Pangkalan Bun yang berada di ruang tunggu penumpang mengaku telah menunggu selama hampir dua jam. Padahal dari maskapai diberitakan bahwa pesawat akan telat satu jam.

”Kami memaklumi bahwa bandara yang kami tuju merupakan bandara perintis. Namun kami berharap Pak Jonan dapat memperbaiki sehingga kami juga dapat merasakan promo tiket murah layaknya kota besar lainnya,” ujar Hamid usai melakukan foto bersama dengan Menteri Jonan.

Sementara itu, dari data yang dihimpun oleh Posko Lebaran Bandara Ahmad Yani tercatat sejak H-7 Lebaran hingga H+3 terdapat 282.359 penumpang meninggalkan Semarang. Sementara, pada kedatangan terdapat 114.424 jiwa. Mereka menggunakan penerbangan dari berbagai jurusan dan maskapai. Hingga Senin (22/7) atau H+4 Lebaran pukul 10.00 WIB, terdapat 1.189 penumpang di pintu kedatangan dan 1.599 keberangkatan. (fai/ric/ce1)