Hindari Mobil, Truk Tabrak Motor, Satu Tewas

804
MASUK JURANG : Truk kontainer bermuatan kayu palet masuk jurang setelah menabrak pengendara motor Honda di Jalan Soekarno-Hatta Km 24, kawasan Lemahbang, Kecamatan Bergas, Rabu siang (22/7) kemarin. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MASUK JURANG : Truk kontainer bermuatan kayu palet masuk jurang setelah menabrak pengendara motor Honda di Jalan Soekarno-Hatta Km 24, kawasan Lemahbang, Kecamatan Bergas, Rabu siang (22/7) kemarin. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BERGAS-Sebuah truk kontainer bernomor polisi DK 9488 ME yang mengangkut 8 ton kayu palet menabrak sepeda motor Honda Supra Fit H 2684 FL di Jalan Soekarno-Hatta Km 24, kawasan Lemahbang, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pukul 12.00, Rabu (22/7) kemarin. Akibatnya sepeda motor yang dikendarai Ariesnda Lanang Pamungkas, 37, warga Jalan Hos Cokroaminoto 609 Ungaran Barat, Kabupaten Semarang terlindas.

Naas dialami Dina Dewi Prasetyani, 37, warga Dusun Kendal RT 3 RW 4, Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, yang membonceng sepeda motor tersebut, seketika itu tewas karena luka parah akibat terlindas truk.

Peristiwa tersebut berawal ketika truk yang disopiri Lutfi, 27, warga Trompo Kendal melaju dari arah Bawen menuju Semarang. Truk tersebut usai mengambil kayu palet dari Coca Cola Bawen dan rencananya akan dibawa ke Kawasan Industri Candi Semarang. Sampai di turunan Lemahbang, sopir truk yang diduga kurang waspada itu terkejut ketika melihat mobil di depannya mengerem mendadak. Saat itu juga, Lutfi membanting stir ke kiri untuk menghindari tabrakan. “Saya kaget karena mobil di depan ngerem mendadak. Saya banting stir ke kiri agar tidak menabrak, tapi malah menabrak sepeda motor,” kata sopir truk Lutfi.

Namun sopir truk tidak menyadari di sebelah kiri ada sepeda motor yang dikendarai Ariesnda Lanang Pamungkas berboncengan dengan Dina Dewi Prasetyani bersama anaknya Vernanda Rosalia Vanny,15. Jarak yang terlalu dekat membuat sopir truk tidak dapat menghindari tabrakan.
Seketika itu sepeda motor korban terlindas. Setelah menabrak sepeda motor, truk terperosok masuk sungai di tepi jalan sedalam 10 meter. Sementara itu, Pamungkas bersama Vanny hanya mengalami luka ringan.

Tubuh korban tewas Dewi baru bisa dievakuasi setelah aparat kepolisian mendatangkan dua mobil derek untuk mengangkat bodi truk. “Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara,” kata Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Yudha Widiatmoko.

Polisi menemukan ada bekas pengereman di lokasi kejadian, sehingga dapat disimpulkan sopir sempat mengerem sepanjang 40 meter sebelum menabrak. Namun kepolisian tetap akan meminta agen tunggal pemegang merek truk untuk memeriksa sehingga bisa dipastikan bahwa rem berfungsi normal atau tidak. “Dugaan sementara sopir kurang hati-hati dan tidak dapat mengendalikan laju truknya,” kata Kasat Lantas. (tyo/ida)