PERANG DISKON: Sejumlah tempat perbelanjaan di Kota Semarang memberikan diskon besar-besaaran untuk menarik pengunjung. Mengingat moment Lebaran masyarakat lebih konsumtif. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERANG DISKON: Sejumlah tempat perbelanjaan di Kota Semarang memberikan diskon besar-besaaran untuk menarik pengunjung. Mengingat moment Lebaran masyarakat lebih konsumtif. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Jelang Lebaran, pusat-pusat perbelanjaan tampak dipadati oleh masyarakat. Diskon lebaran yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri.

Plang bertuliskan diskon hingga 70 persen banyak terlihat di sejumlah pusat perbelanjaan. Pakaian anak, busana muslim, sepatu, makanan ringgan hingga sejumlah kebutuhan lainnya banyak diserbu oleh masyarakat.

Beberapa butik yang berisi busana muslim, batik maupun aksesoris juga diberikan tempat khusus membuka lapak di sejumlah pusat perbelanjaan. Sehingga masyarakat mempunyai lebih banyak pilihan dan juga diskon.

“Kalau hari raya gini biasanya para tenant di pusat perbelanjaan kasih diskon yang lumayan, dan THR juga sudah turun. Jadinya ya bisa pilih-pilih, kalau ada yang cocok, beli,”ujar Bela, 25, salah seorang pengunjung Mal.

Sementara itu, Asssisten Store Manager Matahari Simpang Lima Semarang, Aldersi Redo mengatakan, seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lonjakan mulai terjadi mulai dari awal Ramadhan hingga H-1 Lebaran.

“Pada masa awal Ramadhan, peningkatan transaksi sangat terasa pada fashion anak. Adapun untuk penjualan fashion dewasa biasanya baru akan terasa pada minggu ketiga Ramadhan, dengan lonjakan transaksi mencapai hingga 3 kali lipat dari kondisi normal,”ujarnya, kemarin.
Stok barang pun telah ditambah sejak Mei lalu. Yaitu antara 400- 500 persen. Hal ini guna mengantisipasi tingginya permintaan. “Kami ada sekitar 270-300 brand produk yang dipasarkan, dengan merek-merek ternama dan berkualitas,”ujarnya.

Agar pengunjung tetap nyaman di tengah padatnya transaksi, pihaknya juga menambah jumlah SDM hingga 30 persen. Yaitu n dari normal 600 orang menjadi 1000 orang. Begitu pula untuk mempermudah transaksi dan meminimalisir antrian, Matahari telah menambah jumlah kasir. Dari yang sebelumnya 16 kasir, menjadi 49 unit kasir sejak awal ramadhan lalu.(dna/zal)