KENDAL – Slamet, 23, warga Gempolsewu Kecamatan Rowosari harus harus menyiapkan mental. Penyidik Polres Kendal telah menetapkannya sebagai tersangka pembunuhan terhadap istinya Rina Irmayanti, 19, Senin 29 Juni lalu.

Kasatreskrim Polres Kendal, Iptu Fiernando Andriansyah mengatakan, Slamet dijerat dengan Pasal 44 Ayat 3 Undang-undang (UU) nomor 24 tahun 20004 tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). “Ancaman pidananya maksimal 15 tahun penjara,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan, penetapan tersangka Slamet dilakukan setelah penyidik memiliki dua alat bukti yang cukup. yakni dari keterangan saksi, pengakuan terdakwa dan alat bukti berupa hasil pemeriksaan tim medis dokter atas penyebab meninggalnya Rina. Selanjutnya, penyidik akan melengkapi berkas pemeriksaan untuk kemudian dilimpahkan ke Kejari Kendal. “Secepatnya akan kami limpahkan ke kejaksaan,” imbuhnya.

Dari pengakuannya, Slamet tega membunuh istrinya lantaran tersulut amarah karena sang istri berterus terang kepada dirinya akan berselingkuh. Alasan korban berkata seperti lantaran merasa bosan hidup berumah dengan tersangka. “Sebelum kejadian, korban mendapat telefon dari seorang laki-laki dan sempat berbicara mesra. Pagi sebelum sahur, pelaku mendapati SMS di HP istrinya dari seorang laki-laki tersebut,” tambahnya.

Pelaku mencoba menasehati korban dengan ramah, tapi korban malah acuh. Korban justru membuat pelaku emosi, dengan mengatakan akan keluar rumah dan menemui pria selingkuhan tersebut. Pelaku merasa sudah tidak sanggup menghadapi sikap istrinya itu.

Korban yang mencoba keluar akhirnya ditarik tangannya dengan paksa, kemudian pelaku mencekik leher korban dengan tangan dan bantal. Setelah memastikan korban meninggal, pelaku kemudian menyerahkan diri ke Mapolsek Rowosari. “Saya kesal karena istrinya sudah tidak ramah dan bersikap ketus terhadap saya. Saya sudah bekerja keras mencari nafkah, tapi dia justru terang-terangan ingin berselingkuh. Sebagai suami, saya merasa tidak dihargai lagi,” kata Slamet.

Sebagai suami ia mengaku sangat menyesal telah menghabisi nyawa istri. Apalagi hasil perkawinannya dengan istri itu, kini telah ada buah hatinya yang masih kecil. “Saya sangat menyesal, saya ingin merawat anak saya yang masih kecil,” tambahnya. (bud/fth)