Tak Lolos Verifikasi Faktual

144

PEKALONGAN-Satu-satunya pasangan independen yang lolos administrasi pendaftaran, ternyata tidak bisa lolos dalam verifikasi faktual. Hal tersebut terungkap dalam rapat pleno rekapitulasi pasangan calon perseorangan dalam tahapan Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Kota Pekalongan, di kantor KPU Kota Pekalongan, Selasa malam (14/7) kemarin.

Ketua KPU Kota Pekalongan, Basir mengungkapkan bahwa pasangan Sujaka Martana atau Anton dan Fauzi Lahji (Anton-Fauzi) hanya mendapatkan total dukungan 24.452. Padahal syarat minimal, seharusnya 25.389 dukungan. Dengan demikian, pasangan ini masih mengalami kekurangan 929 dukungan. “Jika pasangan tersebut masih ingin maju, maka harus segera melengkapi dukungan sebesar dua kali lipat dari kekurangannya tersebut,” ucapnya.

Data dukungan terbaru itu, katanya, ditunggu penyerahannya mulai 4- 7 Agustus mendatang. Jika sampai batas waktu itu, pasangan tersebut tidak kunjung menyerahkan kekurangannya, maka secara otomatis dinyatakan mundur.

Lebih lanjut, katanya, kekurangan jumlah dukungan setelah dilakukan pemeriksaan secara faktual di lapangan meliputi adanya KTP ganda, pendukung tidak jelas orangnya, dan ada juga yang menyatakan tidak mendukung. Sehingga dianggap gugur.

“Tim verifikasi harus benar-benar menemui yang besangkutan. Jika tidak bertemu langsung, maka dianggap gagal. Sebagian ada yang bertemu langsung, namun menyatakan tidak mendukung. Dan sebagian tidak bisa ditemui, karena tinggal diluar kota,” tuturnya.

Kendati begitu, Fauzi yang dimintai keterangan menyatakan masih belum bersikap atas hasil tersebut. ā€œIntinya, kami sudah berusaha, hasilnya apapun urusan Allah,” ucapnya.

Mau melanjutkan atau tidak, dirinya juga belum bisa memastikan jawabannya. “Nanti setelah cuti Lebaran, baru kami akan bersikap atas hasil ini,” tandasnya. (han/ida)