PDAM Warga Terkendala Izin PT KAI

219

AMBARAWA-Warga Kelurahan Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa, hingga saat ini kesulitan mendapatkan air bersih yang layak konsumsi. Karena itu, warga meminta PDAM Kabupaten Semarang, segera menyambungkan aliran air PDAM. Namun hingga saat ini PDAM Kabupaten Semarang masih kesulitan untuk menyambung pipa distribusi, karena belum mendapatkan izin dari PT KAI Semarang.

“Memang sudah lama, warga Tambakboyo tidak mendapatkan aliran air dari PDAM. Sehingga kami kesulitan mendapatkan air bersih yang layak konsumsi. Selama ini, kami menggunakan air sumur yang kurang baik untuk mandi, sedangkan untuk air konsumsi kami membeli air isi ulang,” tutur Poniran, 60, warga Tambakboyo, Ambarawa, Senin (13/7) kemarin.

Warga juga telah mengajukan permohonan kepada PDAM Kabupaten Semarang untuk segera mendapatkan saluran air bersih. Sebab, dengan masuknya air PDAM akan meringankan beban masyarakat, ketimbang harus membeli air isi ulang galon yang harganya lebih mahal.

“Selama ini Tambakboyo memang belum tersaluri air PDAM. Masyarakat sudah mengajukan untuk mendapatkan saluran air PDAM. Tapi saat ini PDAM tidak dapat mengerjakan, karena terkendala izin dari PT KAI, lantaran ada crossing di bawah rel kereta api,” tutur Dirut PDAM Tirta Bumi Serasi, Moch Agung Subagyo.

Agung mengungkapkan, bahwa di Tambakboyo ada sekitar 4 rukun warga atau sekitar 2000 jiwa yang membutuhkan air. Mereka selama ini menggunakan air dari sumur-sumur yang kualitasnya tidak bagus. Sehingga mendesak PDAM untuk segera menyambung pipa agar air PDAM dapat tersalur ke rumah-rumah warga di Tambakboyo.

“Kami sudah melakukan pendekatan terhadap PT KAI sejak 2014. Kami juga sudah mengirim surat dan spesifikasi teknis kepada PT KAI untuk proses penyambungan pipa di bawah rel. Bahkan PT KAI sudah melakukan tinjauan, namun izin tertulis dari PT KAI belum turun,” tutur Agung.

Menurut Agung penyambungan pipa distribusi tersebut hanya sekitar 24 meter saja. Sehingga untuk menyambung pipa tidak mengalami kendala yang berarti. “Sebenarnya kalau izin dari PT KAI sudah ada langsung dikerjakan. Mudah-mudahan setelah Lebaran bisa langsung dikerjakan, tinggal melakukan pengeboran di bawah rel dan sambung pipa,” pungkasnya. (tyo/ida)