PEKALONGAN-Gudang Kantor Dinas Pertenakan, Pertanian dan Kelautan (DPPK) Kota Pekalongan di Jalan Wr Supratman nomor 69 Panjang Wetan Pekalongan Utara Kota Pekalongan, Minggu malam (12/7) mengalami kabakaran. Atas kejadian tersebut, kantor tersebut mengalami kerugian kurang lebih Rp168 juta.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Kapolsek Pekalongan Utara Kompol IK Lanus, kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 22.30. “Yang terbakar tepatnya gudang Penyimpanan Obat Pembasmi Serangga. Karena di gudang tersebut banyak bahan kimia, maka memang cepat terbakar,” ucapnya.

Dibeberkan Lanus, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Sutrisno, 35, tahun, warga Kampung Sigaran Gang 3A Panjang Wetan Kecamatn Pekalongan Utara Kota Pekalongan dan Sulismono, 41, karyawan DPPK, yang tinggal di Rumah Dinas DPPK Jalan WR Supratman Nomor 69 Panjang Wetan Pekalongan Utara Kota Pekalongan.

“Saksi Sutrisno saat menonton TV di rumah Sulismono, tiba-tiba dilapori warga ada kebakaran di gudangnya. Akhirnya mereka bersama warga mencoba memadamkan api dengan air,” ucapnya.

Ternyata kedua saksi dan warga tidak berhasil memadamkam api di gudang penyimpanan Obat Pembasmi Serangga atau Pestisida. Bahkan api semakin membesar. Beruntung sekitar 15 menit kemudian, datang pemadam kebakaran dan api baru bisa dipadamkan sekitar 30 menit kemudian.

Setelah dicek oleh petugas dinas, barang-barang yang terbakar merupakan obat pembasmi serangga, seperti Applaud, Dypho, Tiran, Pithon, Arrivo, Buprosida, Furadan, Oshin, Sidatan, Rondup, Centadibe, Manufer. “Atas kebakaran tersebut, DPPK mengalami kerugian sebesar Rp 168.770.000. Saat ini kasus masih ditangani Polsek Pekalongan Utara. Penyebab kebakaran belum bisa kami tentukan, karena saat ini masih diselidiki,” tandasnya. (han/ida)