Selesai sebelum Lebaran 2016

129

SEMARANG – Proses konstruksi pembangunan tol seksi III Bawen–Salatiga sepanjang 17 kilometer yang merupakan bagian dari ruas tol Semarang–Solo telah siap dilaksanakan. Meskipun pembangunan dijadwalkan dalam 13 bulan ke depan, namun PT Trans Marga Jateng (TMJ) menargetkan sebelum Lebaran 2016 sudah dapat dilalui.

”Saat ini ruas tol Bawen-Salatiga sudah siap dilaksanakan konstruksi. Memang pengadaan tanah seksi III ini masih dalam proses penyelesaian. Namun prosesnya sudah mencapai kurang lebih 90 persen,” ungkap Direktur Utama PT TMJ Djajat Sudrajat, kemarin.

Djajat menjelaskan, mengenai pelaksanaan konstruksi terbagi dalam tiga paket. Yakni Bawen – Polosiri sepanjang 3,49 km yang dikerjakan PT Adhi Karya, Polosiri–Sidorejo sepanjang 6,8 km oleh PT Pembangunan Perumahan dan Sidorejo–Tengaran sepanjang 4,309 km yang dilaksanakan PT Nindya Karya. ”Khusus di paket III ada sebagian yang dikerjakan Bina Marga dengan dana APBN sepanjang tiga kilometer. Ini sesuai dengan penetapan menteri mengenai dukungan pemerintah untuk konstruksi di Semarang-Solo,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan dukungannya. Menurutnya, selesainya pembangunan tol Semarang-Solo akan turut membereskan pembangunan tol Trans Jawa. ”Kalau bisa kita dipercepat, target kita 2017. Ini beres, seluruh Jateng sudah bisa nyambung. Kalau sudah nyambung maka yang di tengah-tengahnya kita harapkan dapat keuntungan baru dengan pemanfaatan akses jalan,” ujarnya.

Mengenai proses pembebasan lahan yang belum selesai, Ganjar menegaskan sebenarnya dapat menggunakan undang-undang tentang pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan. Kendati demikian, ia mengaku lebih memilih berdialog dengan masyarakat yang lahannya terkena pembangunan tol.

”Kita step pertama ngobrol dulu dengan mereka, nanti kita akan paralelkan. Kemarin itu ada beberapa masalah karena duitnya belum siap sehingga masyarakat jadi ragu-ragu. Itulah kemudian antara kecepatan kita negosiasi, deal, bayar, langsung konstruksi itu penting,” tandasnya.

Ruas tol Bawen Salatiga ini merupakan kelanjutan dari seksi sebelumnya yakni Seksi I ruas Semarang–Ungaran sepanjang 11,3 kilometer yang telah dioperasikan sejak 17 November 2011. Adapun Seksi II adalah ruas Ungaran–Bawen sepanjang 12 kilometer yang telah dioperasikan sejak 4 April 2014. Setelah pembangunan Seksi III selesai, dilanjutkan dengan pembangunan Seksi IV Salatiga–Boyolali sepanjang 24,13 kilometer dan Seksi V Boyolali–Kartasura sepanjang 7,74 kilometer. Untuk dua ruas terakhir masih dilakukan proses pembebasan lahan. (fai/ric/ce1)