Tarling, Keluhkan Jalan Rusak

308
TARLING : Wakil Bupati Pekalongan, Fadia A Rafiq menyapa warga saat kegiatan tarawih keliling di Desa Sepacar, Tirto, Pekalongan. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
TARLING : Wakil Bupati Pekalongan, Fadia A Rafiq menyapa warga saat kegiatan tarawih keliling di Desa Sepacar, Tirto, Pekalongan. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq saat melakukan tarawih keliling, Rabu (8/7) malam kemarin mendapat banyak keluhan dari warga Desa Spacar, Kecamatan Tiro, tentang kondisi jalan yang rusak di sepanjang jalan utama Desa Sepacar. Bukan itu saja, warga juga minta bantuan untuk perbaikan masjid agar segera dicairkan sebelum Lebaran.

Bahkan Fadia juga sempat ditanya oleh warga terkait banyaknya spanduk yang dipasang di sepanjang jalan raya, mulai dari Wiradesa hingga Kajen. Sehingga Fadia dituding, bahwa tarling yang dilakukan untuk sosialisasi pencalonan dirinya maju Pilkada 2015 ini.

H.Mirza, 51, tokoh masyarakat Desa Sepacar, mengungkapkan bahwa sepanjang jalan Desa Spacar, tepat di bawah jembatan rel kereta api, mengalami rusak berat dengan kondisi berlubang dan berbahaya untuk dilalui kendaraan bermotor. Dia meminta untuk segera diperbaiki sebelum Lebaran tiba agar bisa dilalui dan tidak menimbulkan korban kecelakaan.

Menurutnya masjid yang digunakan untuk tarawih Wakil Bupati juga perlu adanya perbaikan khususnya pada atap teras, berupa atap permanen kanopi dari alumunium. “Disamping perbaikan jalan rusak di Desa Sepacar, kami juga minta bantuan kanopi dari alumunium senilai Rp 10 juta, agar bisa untuk salat berjamaah lebih banyak lagi,” katanya.

Dia juga menanyakan, keterkaitan tarling yang dilakukan oleh Fadia ke beberapa pelosok desa di Kabupaten Pekalongan, mengingat tarling selama ini dilakukan oleh Bupati Pekalongan, Amat Antono.

Menurutnya foto atau gambar Wakil Bupati Fadia, sudah terpasang di sepanjang jalan raya Wiradesa hingga Kajen yang jumlahnya lebih dari 100 gambar. “Apakah tarling ini juga bagian dari sosialisasi Bu Fadia, untuk mencalonkan diri dalam Pilkada 2015, atau hanya silaturahmi biasa ?,” tanyanya.

Fadia menjelaskan, bahwa jalan rusak di Desa Sepacar akan segera diperbaiki oleh DPU, pihaknya sudah memerintahkan kepada DPU untuk segera melakukan survey dan ditindaklanjuti.

Sedangkan terkait gambar dirinya di sepanjang jalan raya Wiradesa hingga Kajen, Fadia mengaku tidak tahu karena tidak pernah memerintahkan untuk memasang foto dirinya tersebut. “Tarling yang saya lakukan adalah tugas rutin setiap tahun, bukan dalam rangka sosialisasi seperti yang dikatakan oleh banyak orang,” jelas Fadia.

Sementara itu, Camat Tirto, Budi Harjo, menandaskan usulan perbaikan jalan yang dimaksud warga, yaitu di bawah jembatan rel kereta api, sudah disampaikan ke DPU. Bahkan telah disurvey serta diberi tanda. “Kerusakan jalannya tidak terlalu berat dan hanya sepanjang 30 meter saja, dan mungkin dalam minggu ini segera di perbaiki,” tandas Budi. (thd/ric)