SEMARANG – PT Garuda Indonesia Tbk bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah serta sejumlah pelaku wisata Jateng meluncurkan program Visit Central Java Pass. Program ini sebagai salah satu upaya untuk menarik wisatawan berkunjung ke Jawa Tengah.
General Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Cabang Semarang I Wayan Supatrayasa mengatakan, sejauh ini perbandingan antara pengguna layanan Garuda yang keluar Jawa Tengah jauh lebih banyak ketimbang mereka yang masuk. “Terlebih kalau pas weekend. Pengguna layanan kami arusnya jauh lebih banyak yang keluar dibandingkan dengan yang masuk Jateng. Bisa mencapai 75 persen,” ujarnya di sela peluncuran Visit Central Java Pass, akhir pekan lalu.

Visit Central Java Pass, ucapnya, merupakan kartu yang langsung didapat oleh para pengguna jasa layanan Garuda. Dalam kartu tersebut berisi informasi serta diskon-diskon khusus dari sejumlah objek wisata, hotel, restoran, pusat oleh-oleh dan beberapa tempat lain di area Jawa Tengah. “Ini merupakan strategi yang kami usung untuk menarik para wisatawan berkunjung ke Jawa Tengah,” jelasnya.

Kepala Bidang Pemasaran Dinbudpar Jateng Trenggono menambahkan, pada 2019 mendatang, Jogja, Solo dan Semarang ditargetkan dapat berkontribusi mendatangkan 2juta wisatawan. Sementara saat ini masih berada di angka 400 ribu kunjungan per tahunnya. “Melalui program ini diharapkan juga dapat menjadi stimulus untuk menaikkan angka kunjungan ke Jawa Tengah,” imbuhnya. (dna/smu)