Pramuka Harus Mengikuti Zaman

368
REPRESENTATIF: Direktur Jawa Pos Radar Semarang Abdul Aziz (ketiga dari kanan) dan Pemred Arif Riyanto (tengah) berfoto bersama di Puskepram Candrabirawa Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah Semarang. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
REPRESENTATIF: Direktur Jawa Pos Radar Semarang Abdul Aziz (ketiga dari kanan) dan Pemred Arif Riyanto (tengah) berfoto bersama di Puskepram Candrabirawa Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah Semarang. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kegiatan Pramuka harus mengikuti perkembangan zaman. Jika tidak maka lambat laun akan ditinggalkan. Oleh karenanya, perlu adanya inovasi dan kreasi dari pemangku kebijakan agar semakin dicintai banyak kalangan. Tidak hanya metode penyampaian, tetapi juga sarana dan prasana yang dibutuhkan.

Hal itu terungkap dalam kunjungan Jawa Pos Radar Semarang di Pusat Kegiatan Kepramukaan (Puskepram) Candrabirawa Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah yang berlokasi di Dukuh Karanggeneng, Kelurahan Sumurejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Sesuai rencana, di tempat ini nantinya akan digelar Jambore Daerah XIV 2015 pada 1-6 Agustus 2015 mendatang.

Rombongan dipimpin langsung Direktur Jawa Pos Radar Semarang Abdul Aziz didampingi Pemimpin Redaksi Arif Riyanto. Hadir pula Media Relations Manager PT DBL Indonesia sekaligus penyelenggara Indonesia Scouts Challenge (ISC) Jateng, Roky Maghbal. Rombongan diterima Sekretaris Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jateng Agung Suparyoko dan Andalan Daerah Urusan Penelitian dan Pengembangan Ahmad Istajib.

Agung menjelaskan bahwa Gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggung jawab, mampu membina, dan mengisi kemerdekaan nasional serta membangun dunia yang lebih baik. ”Maka tidak salah jika kemudian pada Kegiatan Jambore Daerah XIV 2015 ini kami mengambil tema kembangkan diri menuju pribadi yang unggul dan mandiri,” terang pria yang akrab disapa Kak Yogi ini.

Dia menambahkan, Jambore Daerah adalah kegiatan rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar Pramuka Penggalang sebagai sarana pembinaan Pramuka Penggalang yang menitikberatkan pada pengembangan diri peserta yang terdiri atas bidang mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. ”Untuk menunjang hal tersebut, berbagai keperluan dan peralatan yang dibutuhkan telah tersedia di sini,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jawa Pos Radar Semarang Abdul Aziz mengaku terkesan dengan Puskepram Candrabirawa seluas 6,5 hektare yang dimiliki Kwarda Jateng itu. Menurutnya, dengan keadaan alam dan juga perlengkapan yang mendukung, ia optimistis pelaksanaan Jambore Daerah dapat berlangsung optimal.

”Sarana dan prasarana lengkap. Yang tak kalah menarik, selain untuk kegiatan berkemah, juga dapat digunakan untuk camping and outdoor activity (kegiatan alam terbuka). Ada juga permainan flying fox yang kapan-kapan bisa kami sewa untuk kegiatan refreshing kantor kami,” ujarnya. (fai/ric/ce1)