TERTANGKAP: Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo didampingi Kasubag Humas AKP Zamroni dan Kasatreskrim AKP Philips Samosir memintai keterangan pelaku curanmor di Mapolres Demak, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
TERTANGKAP: Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo didampingi Kasubag Humas AKP Zamroni dan Kasatreskrim AKP Philips Samosir memintai keterangan pelaku curanmor di Mapolres Demak, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)

DEMAK – Jajaran Satreskrim Polres Demak berhasil membekuk seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kelas kakap yang kerap beraksi di sekitar Demak. Pelaku adalah Rohmat, 26, warga Penggaron Lor, Kecamatan Genuk, Semarang. Dalam pengembangan, tersangka ternyata merupakan pelaku pencurian kelas kakap yang sudah meresahkan masyarakat. Dalam pengakuannya, tersangka sudah melakukan pencurian motor puluhan kali. Pelaku mengaku beroperasi di wilayah Demak.

Tersangka Rohmat mengaku sudah menjalankan aksinya selama kurang lebih 2 tahun terakhir. Setidaknya sudah 30 motor yang dicuri selama ini. Untuk melancarkan aksinya itu, tersangka menggunakan kunci palsu. Sepeda motor yang dicuri tersebut langsung dijual dengan harga Rp 1,2 juta ke penadah.

Hasilnya, antara lain dipakai untuk membantu kebutuhan orang tua dan untuk bersenang-senang. “Biasanya saya mencuri motor pada malam hari,” katanya, kemarin.

Pelaku sendiri baru tertangkap usai mencuri sepeda motor saat Jumat. Ia kepergok mencuri motor milik Khoeron, 25, warga Dukuh Dempel RT2 RW 3, Desa Kalisari, Kecamatan Sayung. Motor korban amblas digasak pelaku ketika yang bersangkutan sedang salat Jumat di Masjid Baitussalam, Dusun Dukuhan, Desa Kalisari, Kecamatan Sayung.

Semula, korban berangkat salat Jumat lalu memarkirkan kendaraan bermotor Yamaha Jupiter nopol H 2038 TE dikawasan masjid kampung tersebut. Saat diparkir, motor sudah dalam keadaan terkunci. Setelah salat, korban hendak mengambil motornya yang diparkir itu. Namun ternyata kendaraan tersebut sudah tidak ada ditempatnya. Korban lalu melaporkan ke pihak kepolisian Polsek Sayung. Polisi langsung melakukan penyelidikan dan pelaku berhasil ditangkap.

Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo mengungkapkan, tersangka setiap hari bekerja sebagai pembuat batu bata merah. “Dia sudah melakukan pencurian beberapa kali. BB nya juga lumayan banyak. Sasarannya biasanya motor yang diparkir diluar rumah,” katanya. Kini tersangka mendekam dijeruji besi Mapolres Demak dan terancam hukuman tujuh tahun penjara. (hib/fth)