Aminah Sania. (DOK. PRIBADI)
Aminah Sania. (DOK. PRIBADI)

AMINAH Sania saat ini tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Ia memiliki pemikiran bahwa mengikuti organisasi di kampus bisa menjadi wadah untuk mengembangkan jaringan. Tak salah kiranya ketika masuk ke bangku kuliah dia langsung memutuskan untuk bergabung di organisasi kemahasiswaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di fakultasnya.

”Sejak masih sekolah dulu, saya memang tidak pernah sekalipun ikut-ikut atau gabung dengan organisasi-organisasi yang ada di sekolah. Karena tidak pernah ikut organisasi itulah saya lalu kepingin masuk organisasi ketika sudah kuliah. Dan ternyata masuk ke sebuah organisasi itu asyik. Bisa belajar banyak hal dan mengembangkan jaringan di dalamnya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (2/7).

Mahasiswi semester III ini mengatakan, kegiatan utamanya di kampus saat ini adalah kuliah dan ikut berorganisasi di BEM fakultas. Sebenarnya, dia juga ingin bergabung ke dalam organisasi-organisasi lainnya untuk mengembangkan potensi diri. Namun karena masih berada di semester-semester awal dengan jadwal kuliah cukup padat, dia kemudian membatasinya dengan hanya ikut di BEM fakultas.

”Kalau harapan nanti jika memungkinkan dan punya banyak waktu, saya juga ingin bergabung di PSMKGI (Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia), yang cakupannya lebih luas. Di situ malah bisa lebih luas lagi dapat pengalamannya karena nasional. Bisa sharing apa pun yang bermanfaat dengan mahasiswa kedokteran gigi se-Indonesia,” paparnya.

Gadis manis kelahiran Kudus, 16 Juli 1996 ini mengaku sangat menikmati perannya sebagai mahasiswi FKG. Meskipun cita-cita awalnya bukan ingin menjadi dokter gigi. ”Dulu saya bercita-cita ingin jadi arkeolog. Karena dulu ingin rencana kuliah di Jogja tidak direstui orang tua, akhirnya masuk di sini (FKG). Meski tidak sesuai rencana awal, tapi saya sangat menikmati bisa kuliah di FKG. Saya nyaman-nyaman saja kuliah di kedokteran gigi karena sudah saya niati,” ujarnya.

Dia bercita-cita, setelah lulus kuliah nanti bisa langsung praktik. Minimal turut bantu-bantu dokter gigi lainnya ketika menangani pasien. ”Kebetulan kakak saya juga di FKG dan kalau saya lulus, andaikata belum bisa praktik sendiri, bisa bantu-bantu dulu sekaligus belajar. Nanti baru setelah itu buka praktik sendiri, mengumpulkan uang dan melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya,” tuturnya. (ewb/aro/ce1)