6 Dokter Spesialis Tak Ada Pelamar

321
JALANI TES : Sebanyak 388 peserta seleksi pengadaan pegawai non PNS RSUD Kraton saat mengikuti tes psikologi di GPU Kajen, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JALANI TES : Sebanyak 388 peserta seleksi pengadaan pegawai non PNS RSUD Kraton saat mengikuti tes psikologi di GPU Kajen, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JALANI TES : Sebanyak 388 peserta seleksi pengadaan pegawai non PNS RSUD Kraton saat mengikuti tes psikologi di GPU Kajen, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Sebanyak 27 formasi lowongan pegawai non PNS RSUD Kraton Pekalongan, dipastikan 6 formasi untuk dokter spesialis, tidak ada peminatnya. Adalah, dokter spesialis anak, dokter kulit dan kelamin, dokter bedah, dokter anestesi, dokter radiologi, dan dokter patologi anatomi. Sedangkan formasi petugas pendaftaran pasien memiliki jumlah pelamar terbanyak sekitar 307 pelamar hanya untuk mengisi 5 orang yang dibutuhkan.

Sedangkan Kamis (2/7) kemarin, sudah memasuki tahap tes psikologi yang diikuti oleh 388 peserta dari 1278 pelamar yang masuk. Tes dilakukan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen. Rencananya, 388 peserta tersebut masih akan disaring untuk mengisi 27 formasi lowongan pekerjaan dan 60 orang calon karyawan yang dibutuhkan RSUD Kraton.

Pengumuman tes psikologi baru akan diumumkan pada 9 Juli untuk mengikuti tes tahap berikutnya pada 27 Juli. Yakni tes wawancara, dilanjutkan tes akhir berupa tes ketrampilan atau skill. Adapun semua materi dan pelaksanaan seleksi, dilakukan oleh Lembaga Kebijakan dan Managemen Publik dari Universitas Diponegoro (Undip).

Rahmawati, 26, peserta tes psikologi, warga Desa Wuled, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan mengungkapkan bahwa tes psikologi yang diikutinya memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Sedangkan waktu yang disediakan terlalu singkat.

“Kalau boleh nilai tes nanti ditampilkan di papan pengumuman, sehingga bisa dipertanggungjawabkan dan tidak diprotes oleh banyak peserta. Selain itu, agar yang tidak diterima bisa legowo menerima pengumuman tersebut,” ungkap Rahmawati usai mengikuti tes.

Sementara itu, Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan, RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan, selaku ketua tim seleksi pengadaan pegawai non PNS, Agus Bambang Suryadana, menandaskan bahwa pelaksanaan seleksi telah dilakukan secara profesional oleh tim dari Undip. Dari 1278 pelamar yang masuk, 389 di antaranya berhak mengikuti tes psikologi, dan akan disaring lagi ke tahap wawancara, baru tes ketrampilan atau keahlian.

“Semua tahapan harus dilakukan oleh semua peserta seleksi pengadaan pegawai non PNS RSUD Kraton. Hal ini untuk mendapatkan pegawai yang berkualitas, sehingga bisa memberikan pelayanan prima pada masyarakat,” tegas Agus. (thd/ida)