DOK. PRIBADI
DOK. PRIBADI

ANNISA Anggita Rahma menekuni dua bidang sekaligus, yakni model dan karate. Namun gadis kelahiran Semarang 18 tahun lalu ini merasa enjoy. Padahal dua bidang yang ditekuni itu cukup bertolak belakang. Profesi model mengandalkan kelembutan dan feminisme. Sebaliknya, karate adalah olahraga keras.

Sebagai atlet karate, Annis -sapaan akrabnya, mengaku telah meraih sejumlah prestasi. Di antaranya, juara I performance, juara III di Ungaran, juara I karate kelas komite perorangan Jateng-DIJ, dan juara III karate beregu Jateng-DIJ. ”Iya iseng juga sebenarnya ikut karate. Tapi sekarang sementara vakum, fokus model dulu,” ujar Annis kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Annis mengaku bangga bisa eksis di model, serta karate. Baginya, olahraga bela diri tersebut perlu dikuasai kaum hawa untuk menjaga diri. Annis sendiri menyukai model baru saat duduk di bangku SMA. Kebetulan sejak kecil, ia sudah bercita-cita menjadi seorang model.
Annis punya pengalaman berkesan mendampingi Bupati Semarang Mundjirin saat acara Kirab Budaya. Saat itu, ia ditunjuk sekolahnya, dan mengenakan busana tradisional.

Ke depan putri pasangan Aris Mashuri dan Sutrini ini ingin menjadi model terkenal yang merambah hingga ke tingkat nasional. ”Saya ingin menjadi model profesional,” katanya. (mg24/aro/ce1)