16 Proyek Pembangunan Terancam Molor

337

UNGARAN – Sampai Juni tahun ini, dari 81 kegiatan atau proyek yang dibiayai APBD Kabupaten Semarang baru 65 proyek yang selesai proses lelangnya. Padahal batas waktu penyelesaian seluruh kegiatan pada minggu kedua bulan Desember 2015. Artinya, bukan tidak mungkin bakal ada kegiatan yang tidak rampung sesuai jadwal.

Ketua Unit Lelang Pengadaan Kabupaten Semarang, Sunarto mengatakan, pihaknya sudah melakukan lelang 81 kegiatan yang dibiayai APBD Kabupaten Semarang tahun anggaran 2015. Jenis proyek yang dilelang meliputi konstruksi, pengadaan barang, jasa lainnya dan konsultan. Namun baru 65 proyek yang sudah ada pemenang lelang dan sudah kontrak kerja. Sisanya yakni 16 kegiatan proses lelangnya masih belum selesai. “Ada 65 kegiatan yang sudah selesai dilelang dengan nilai pagu sebesar Rp 54,073 miliar. Sisanya ada 16 kegiatan saat ini masih proses. Mudah-mudahan bulan Juli ini bisa selesai lelang,” kata Sunarto, kemarin.

Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Semarang ini menambahkan, 65 kegiatan atau proyek yang sudah kontrak kerja seperti pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sebanyak 38 kegiatan. Untuk Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) sebanyak 7 proyek, RSUD Ungaran 3 proyek, RSUD Ambarawa 3 proyek, DPPKAD 3 proyek, Bappeda 2 proyek dan Distanbunhut 2 proyek. Kemudian di Bagian PDE, BLH, Dinkes, Disperindag, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dishubkominfo serta Bagian Umum Setda, masing-masing satu proyek.

Sedangkan 16 kegiatan yang masih proses lelang diharapkan dapat selesai mingga pertama Juli 2015. Sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat segera dilakukan agar dapat selesai tepat waktu seperti yang telah dijadualkan. Sebab jika tidak segera ada pemenang lelangnya maka akan menghabiskan waktu, padahal waktu penyelesaiannya seluruh kegiatan tinggal 4,5 bulan yakni berakhir pada Desember 2015.

“Kalau Juli sudah ada pemenang lelang, pelaksanaan pekerjaannya kemungkinan baru dimulai setelah lebaran. Sebab saat lebaran biasanya sulit mencari tenaga bangunan. Jadi SKPD yang membutuhkan lelang fisik harus segera, karena waktu efektif pekerjaan fisik tinggal 4,5 bulan pelaksanaannya tinggal ,” tambahnya. (tyo/fth)